Review Wahana K.H DAUD ARIF jambi

Internsip Periode :  agustus 2025-agustus 2026

Wahana ( RS Kh Daud Arif & Puskesmas Kuala Tungkal 1)

1. RSUD K.H Daud Arif

2. Puskesmas Kuala Tungkal I

.

Profil Kesehatan

1. Penyakit terbanyak: penyakit dalam, metabolik

2. Penyakit endemik: DBD

3. Riwayat bencana / KLB: MBG dan Campak

.

Kegiatan

1. RS

a) Durasi : terbagi 2 igd dan bangsal, igd 3 bulan , bangsal 3 bulan, tapi bisa menyesuaikan sesuai pembimbing

b) Jam kerja: 08:00 wib- 20:00 wib sd 20:00 wib – 08:00 wib untuk IGD, untuk bangsal tergantung stase seperti bangsal pdl pagi kadang 05:00 wib karena pasien banyak dan tidak terkendali, bangsal obgyn jam 07:00 wib, bangsal anak 07:00 wib, bangsal bedah tergantung dokter bedahnya

c) Rawat inap & poli : dimulai dari 07:00 wib sampai 14:00 terkadang ada berberapa pekerjaan di poli lama karena dokternya dinas diluar dulu pagi praktek pagi dikliniknya (obgyn), berberapa sesuai jam kerja

d) Deskripsi pekerjaan : jadi administrasi, berberapa dokter spesialis ada yang bisa diajak diskusi seperti stase anak dan bedah, kalau dokter obgyn dan dokter pdl jangan harap karena mereka orang anti kritik dan sulit diajak diskusi, pembimbing rsnya bener bener gak guna, gak ngebimbing, disini kerja bagai kuda, gak digaji dan suka suka pembimbing rsnya. Gak ada Evaluasi , jadi intinya bukan jadi dokter, tetapi sebagai pihak administrasi yang masuk masukin data pasien kedalam sistem elektronik rekam medis mereka.

.

2. PKM

a) Durasi : 07:30 wib pulang hingga 14:30

b) Jam kerja: kerja sebagai dokter umum, dipkm kuala tungkal 1 payah karena bukan dokter pembimbingnya bukan dokter kapus, jadi jarang dilibatkan turun turun ke penyuluhan, padahal dipuskesmas harusnya itulah yang menjadi daya tarik dalam pembelajaran internship, tapi dokter pembimbingnya baik dan maklum, kalau disini yang penting kuat mental

c) Rawat inap & poli : disini jadi dokter umum tetapi kadang pihak apoteknya ngeselin karena dikasih obat, tetapi dikasihnya cuman setengahnya, kadang kasian kepasiennya karena segitu pelitnnya apotek di puskesmas kuala tungkal 1 INI

d) Deskripsi pekerjaan : jadi dokter, tetapi formalitas aja, ngasih terapi dipatahkan langsung sama pihak apotek alasan karena keterbatasan obat, tetapi begitu akhir tahun obatnnya dikorupsikan dengan alasan bap harus dihabiskan, padahal kita sebagai dokter internship gak ngehabisin obatnnya brutal, sesuai dosis dan kebutuhan pasiennya saja

.

Fasilitas Kesehatan

1. RS

a.Dokter pendamping : untuk dokter pembimbingnya dr jansin, gak guna, gak bisa diajak diskusi masalah di rs, anti kritik, tidak disarankan untuk ajak ngobrol karena ujung ujungnya Keputusan beliau lah yang paling benar, kalau dokter puskesmas kuala tungkal I sangat enak diajak diskusi dapat diandalkan tetapi kalau masalah uang beliau gak bisa ngapa ngapain karena balik lagi beliau ada Pembimbing dan bukan kapus, tetapi overall dokter Pembimbing pkmnya lebih enak diajak dikusi.
b.Poli : obgyn, anak, pdl, bedah, yang gak enak dokter obgynnya susah diajak diskusi, ada dokter obgyn cowoknya agak getek dan mulutnya kasar, tidak enak stase obgyn, dokter bedah seniornya enak diajak diskusi, sharing ilmu dan tidak pelit, mau mengajarkan bahkan mendidik sedetail mungkin walaupun beliau cuman 3 hari di rs tetapi ilmunya bukan main bahkan diperbolehkan memegang pasien, dokter bedah juniornya dokter bedah dari jambi gak enak untuk diajak sharing, jutek mungkin karena masih baru dan gak terlalu pengalaman. Dokter pdl kita gak dipoli, kita gak dikasih ke poli, kita jaga bangsal, dokter pdlnya cuman 1 dan kurang juga untuk diajak diskusi dan beliau anti kritik, intinya gak usah diajak ngomong, dokter anaknya sangat direkomendasikan untuk pembelajaran, dokter anaknya enak bisa diajak diskusi dan tidak anti kritik, membimbing kita , bahkan beliau sering Memberikan bahan ajar dia di ppds, saat di poli beliau memperbolehkan kita memeriksa pasien, dan Memberikan ilmu, beliau juga tidak plinplan, mau mengajarkan kita => overall di poli jadi bagian administrasi saja, khusus poli anak dan poli bedah kita masih belajar kasus disana
c.Spesialis : disini dokter yang gak enak cuman dokter obgyn dan dokter pdl, dokter obgynnya yang satunya jutek dan tidak ada diskusi soal kasus, dokter obgyn yang satunya kasar, kadang berbicara seksual soal pasien yang harusnya tidak pantas untuk dibahas, sering pegang pegang Perempuan, khusus Perempuan hati hati, dokter penyakit dalamnya antikritik dan tidak usah diajak diskusi bagusnya, bagusnya menurut saja apa yang beliau berikan terapi, dokter bedahnya yang senior sangat rekomended untuk diajak diskusi dan tidak pernah marah walaupun menayankankan pertanyaan yang receh sekalipun dan sangat direkomendasikan, dokter anak disini sangat rekomendasikan untuk diajak diskusi dan jadi bahan saling tukar pendapat, beliau bahkan sering Memberikan bahan ajar beliau dan selalu update ilmu
d.VK : disini bidannya baik baik, mau Memberikan kita partus normal jika kita minta, bahkan kalau ada episiotomy bidannya ngasih ke kita, ya walaupun kadang ada berberapa bidan yang menyepelehkan kita tapi overall kalau minta pasti dikasih, dan karena daerah pasien pasti percaya caya saja sama kita yang dokter intership
e.OK :  jarang diajak oka kecuali kalau minta pasti dikasih, minta saja ke dokter senior bedahnya pasti diperbolehkan ikut ok, kalau obgyn jangan harap disini dokter obgynnya gila operasi demi ngajar setoran bpjs ??? jadi kalau mau minta silahkan tetapi jadwal operasinya gak masuk akal, karena pasien gak ada indikasi sc, di sc kan
f.Ketersediaan obat :  sesuai, di rs tidak ada dibatas batasin, obat yang dikasih gak pernah di dikurang kurangin
g.Ambulans :  ada sekitar 3
h.Tenaga kesehatan :  sangat kurang, bahkan untuk dokter definitifnya aja pada banyak mau mengundurkan diri karena dirut rs nya bukan orang kompeten dan korupsi jadi walaupun cuman sedikit dokter umumnya, tetapi masih salut mau kerja dengan gaji yang gak seberapa, perawatnya juga terutama yang dokter igd dan perawat igd, salut pada mereka yang merupakan Definisi kerja untuk amal ibadah walaupun gaji gak seberapa
i.Fasilitas rujukan : rujuk rata rata ke kota jambi, disini ada kadang dari puskesmas, tetapi mereka wa dulu atau telfon sebelum mengirim rujukan, karena ini daerah, kadang mereka ngirim pasien primary surveynya gak jelas, kadang nyawa pasien kondisi jelek main rujuk rujuk aja
j.Info tambahan : disini gajinya cuman dari gaji kemenkes 3.418.000, beneran seret dan sedikit, dari pihak rs gak ngasih apa apa, disini ada aturan uang jaga malam untuk igd, tetapi dikasih makanan full karbo itupun di rangkap di akhir bulan sedih gak tuh, padahal kerjanya kita sama macam dokter definitifnya malahan banyakan kita yang kerja, dokter definitifnya ada yang berberapa kerjanya profesional, tetapi ada yang kerjanya gak guna, cuman narok nama di ruang igd, kadang kalau pasien rame ketemu dokter igd definitive yang beban, anggap saja kamu kerja sendirian diruangan igd hari itu.

.

2. PKM

a. Dokter pendamping : dokter Pembimbing pkm I, dr novra, bukan kapus, jadi gak bisa Mengikuti program program puskesmas yang seharusnya disesuaikan dengan kompetensi kita saat di pkm, lebih banyak melakukan terapi kuratif di poli, itupun kalau obatnnya gak dipotong sama pihak apotek

        b. Poli : umum, lansia, anak kia

        c. Spesialis : –

d. VK :  tidak ada

e. OK :  tidak ada

f. Ketersediaan obat :  sangat terbatas, percuman ngasih terapi benar, kalau pihak instalasi farmasinya yang jadi kuncinya, padahal kita ngasih terapi sesuai dengan keluhan pasien itupun aja obatnnya dikorupsi setengah dengna alasan harus cukup di akhir tahun, begitu akhir tahun obatnnya masih banyak, nanti mereka bagi bagikan ke keluarga mereka.

g. Ambulans :  ada 2

h. Tenaga kesehatan :  cuman ada 3 dokter definitif, kapusnya keknya jadi bagian fungsional, yang kosong cuman dipoli KIA, yang umum, anak dan lansia ada dokter definitifnya, mereka disini ngebebasin kita ngasih terapi

        i. Fasilitas rujukan : RSUD K.D DAUD ARIF rujuk pasien prb

j. Info tambahan : gak ada gaji tambahan dan beneran seret di puskesmas ini, bahkan turun ke penyuluhan saja masa pakai kendaraan pribadi, yang lucunya sebenarnya ada dana untuk biaya operasional tetapi karena ini daerah yang tingkat korupsinya tinggi jadi jangan harap banyak dari puskesmas ini, disini juga puskesmas tidak friendly, yang friendly cuman Pembimbing kita saja.disini tiap poli bahkan di sering mengadu domba iship, jadi disini harus kompak, terutama Perempuan, kalau cowok aman tidak ada diskriminasi dari puskesmas, bagusnya disini masuk ya sekedar masuk aja dan bersifat bodoh amat.

.

Finansial

1. Insentif di luar BHD :  dari RS cuman makanan full karbo 😂itupun dirangkap akhir bulan, adalah telur, tapi telur mentah kita yang gak ada kompor itu buat apa cuk ?? 😂😂 beneran masuk rs ini seret sekali kawan kawanku.

2. Jumlah : –

3. Periode pembayaran : –

3. Peluang pendapatan tambahan lain: disini karena seret dan pelit baik puskesmas dan rs ada bagusnya kerja sebagai maxim, disini jaga klinik swasta bahkan yang punya Pembimbing rs pun gajinya cuman 150 k semalam, mending jadi supir maxim atau gojek (gak ada disini) lebih untung daripada kerja di daerah yang full korupsi ini, gimana tidak kepala dirut rangkap jabatan jadi kepala dinkes apa gak kenyang itu perutnya, yang lucu sarjana Kesehatan Masyarakat 😂😂, gak ngerti Kelola rs jadi dinkes, dah lah, sebenarnya ada dari dinkes dikasih uang bantuan kost 350 k sebulan, tetapi semenjak beliau jadi merangkap jabatan kepala dinkes, jangan harap deh, pasti banyak itu setoran untuk ke bank nya beliau sampe setega itu. Dirut rsnya minta pelayanan maksimal tetapi gak disupport sama sumber daya, padahal kalau mau bisa saja, awalnya rs ini bagus di tahun 2018-2021 awal karena ada kepala dirutnya dokter dan ngerti nakes, tetapi karena SKM ini pingin jadi kepala jabatan, beliau pakai segala cara biar jadi kepala dirut rs dan kepala dinkes

.

Fasilitas Penunjang

1. Rumah dinas : tidak ada, anda tidak gak berguna bagi rs dan puskesmas , khusus spesialis aja, dokter umum gak guna disini

  2. Alternatif selain rumah dinas :  tidak ada, jangan harap ya

3. Kendaraan dinas : Tidak ada , jangan harap boss

  4. Fasilitas lain yang diberikan : gak ada

.

Akses

1. Dari Jakarta ke kota/kab. wahana: 2.5 jam-3 jam perjsalanan

2. Dari wahana ke bandara terdekat: 3 jam perlanan

3. Dari tempat tinggal ke RS : deket disini banyak kost murah, dan pengertian , tapi karena ini dekat laut dan panas, jadi harus cari yang ada fasilitas ac, tapi ada berberapa yang oke,

4. Dari tempat tinggal ke PKM : sekitar 4-5 menit perjalnan jika naik motor,

.

Keseharian

Biaya hidup per bulan :  biaya makan disini termasuk murah, apalagi di depan rs , ibu kantinnya favorit, makanannya all you can eat, disini dia menghargai dokter, walaupun kita dokter umum , tetapi beliau sangat hormat kepada kita, kalau tiap hari makanan kalau hemat bisa habis sehari 39 ribu jika makanan didepan rs, tetapi kalau mau aman sehari dijathkan saja 50 rb perhari

2. Provider sinyal adekuat: aman

3. Listrik :  mati kalau hari sabtu, ntah apa kerja PLn didaerah ini

4. Air :  berberapa kost ada yang airnya bersih dari sumur, ada yang kuning karena dekat laut

5. Keamanan :  aman sampai sekarang

6. Tempat ibadah :  lengkap ada masjid banyak, ada vihara, ada gereja, ada gereja katholik, ada konguchu, tetapi ya ibadah yang non muslim gak sebagus dan sesering di kota

  7. Makanan : murah meriah, lebih murah di sini daripada di kota

8. Hiburan : WFC, pantai mangrove babu, pantai mangrove kelapa,

9.Laundry ada, perlu  pakai  kendaraan  ke sana. Kalau yg laundry 2 orang atau  lebih, pakaian yg sudah di laundry bisa diantar ke kosan

9.Kos-kosan  ada yg 500-an sampai 1 jt. Fasilitas rata2 sama, udah  ada  lemari, kasur, bantal, lengkap  sama  alasnya, kamar mandi per kamar, kipas  dan  khusus  buat yg  harganya 1 jt  ada AC, ibuk  kosan baik2 banget. Lokasi  kos  ada yg  depan RS, ada yg 5 mnt dari puskesmas

10.Budgeting :Makanan : standar sih. 10k sampai 30k

.

.

.

.

Cuti

1. Kesempatan cuti selama internsip :  kalau di rs jaga bangsal jangan harap, ini gaji aja gak dikasih, apalagi cuti, kalau igd ya jaga banyak banyak diawal aja biar bisa libur diakhir, jaga igdnya per 2 hari, hari ini jaga 12 jam pagi, besoknya 12 jam malam, jadi numpukin aja jaga biar bisa libur, disini padahal rs itu ada hak kita untuk cuti , tetapi dokter pembimbingnya gak ngebolehin apalagi bangsal, intinya rs ini gak kita bisa lumpuh tetapi sumber dayanya pelit

  2. Kesempatan cuti melebihi peraturan : sesuai peraturan kemenkes

3. Prosedur izin : sesuai aturan kemenkes, coba aja kalau dikasih ya

.

Info lain

1.

.

.

Kesimpulan

1.Direkomendasikan untuk :  yang beneran mau mengabdi untuk daerah, dan kuat dengan gaji segitu dan tekanan yang tinggi dan mau menjadi administrasi rekam medik elektronik rs 😂
2.Kurang direkomendasikan untuk : semua yang mau wahana ini, karena kurang direkomendasikan bagusnya wahana ini ditutup saja gak berguna, ilmunya cuman dapat di rs, itupun cuman berberapa yang dapat seperti anak dan bedah. Overall bagusnya ini ditutup karena korupsi didaerah ini sudah mendarah daging, bayangin saja dikota saja masih ada mau ngasih insentif, ini sudah minta kerja bagai kuda, tapi insentif gak ada, kadang otaknya dimana ya ??