Review Wahana RSUD Kolonel Abundjani Bangko

Internsip Periode : Mei 2025-2026

Wahana ( RS&Puskesmas)

1. RSUD Kolonel Abundjani Bangko

2. Puskesmas Pematang Kandis

3. Puskesmas Bangko

.

REVIEW PER WAHANA

1. RSUD Kolonel Abundjani

RS tipe C, spesialis yang sudah ada bedah umum, ipd, anak, obgyn, paru, tht, anestesi, dll. Cek aja instagram nya @rsud_kolonel_abundjanibangko. Mayoritas masyarakat bisa bahasa indonesia walaupun masih ada beberapa cuma bisa bahasa jambi, bisa minta bantuan ke perawat atau keluarga pasien kalau nemu kasus yg gini, jarang sih. Banyak pasien yang ngaku2 keluarga pejabat trus minta didahuluin, rese banget, masih pake budaya kalau patah tulang ya diurut, LSM suka cari keributan. Ada indigenous people yaitu suku anak dalam (SAD), need a special care.

Dibagi menjadi rotasi IGD 3 bulan, poli 1.5 bulan, rawat inap/bangsal 1,5 bulan.

IGD isip langsung megang pasien dari triase anam pemfis order penunjang konsul spesialis hingga masukin ke ranap. Dapat jasa pelayanan kalau IGD sebesar 1-2 juta tapi cairnya sekitar 3-4 bulan setelahnya. Shift ada 3 pagi 08.00-14.00, sore 14.00-20.00, malam 20.00-08.00. Ini jam resmi, aslinya pulang selalu overtime. Masuk sesuai jadwal yang dibuat, termasuk weekend, hari libur nasional, lebaran, dst. Ada 1 GP (general practitioner/ dokter umum definitif) di setiap jaga IGD, beliau stand by di IGD jadi bisa nanya-nanya kalau ada yang gak paham, but most of the time kalau malam beliau tidur jadi isip yang nanganin semua. Semua rekam medis masih paper based, order lab radiologi resep obat lembar triase lembar anamnesis pemfis terapi semuanya tulis di kertas. Ada kamar jaga untuk isip di IGD. Tindakan kaya hecting kateter ngt dll semua ada di IGD kalau mau lakuin. Semua kasus ada disini, pintar2 anamnesis dan pemfis soalnya gaada enzim lab jantung, kadang ekg rusak, CT scan harus rujuk. Masker, gloves ada semua disediain IGD, bawa stetoskop dan pulpen aja, opsional bawa pulse oximetry dan temp kalau mau.

Bangsal kerjaannya ikut spesialis visite, nulis resep obat, konsul ke anestesi kalau ada rencana operasi + assessment pre op, konsul antar spesialis dll. Tugas utama nya nulis assessment awal. Jam kerja sesuai visite dokternya. Bisa bantu partus di VK, hecting perineum, nangkep bayi dll. Semua spesialis nya baik-baik kalau kita nya gak bikin masalah, obgyn bisa ikut SC jadi asisten 2 dan asisten 1, dikasih hecting di ruang OK juga. Tanggal merah dan hari minggu libur karena gak ada visite spesialis. Gak ada uang jasa pelayanan.

Poli bantuin spesialis ngisi rekam medis elektronik atau nulis resep, tergantung dokternya. Sesuai jam poli aja, tanggal merah dan hari minggu libur karena poli tutup. Gak ada uang jasa pelayanan. Kalau ada OK terjadwal bisa ikut juga. GV, cabut benang gitu2 boleh.

2. PKM Pematang Kandis

PKM dengan rawat inap. Per hari dibagi rotasi Poli pagi, IGD sore, dan UKM (turun ke lapangan). Jadwal atur dengan pembimbing aja. Ada uang jasa pelayanan sekitar 500rb per bulan. Poli meriksa sendiri pasien nya, langsung masukin ke e-puskes, most of the time gaada GP.

3. PKM Bangko

Tidak ada rawat inap. Jam kerja 07.30-13.30. Poli umum, lansia, anak, kia. Sesekali ada UKM seperti posyandu, sosialisasi, home care, dll. Poli pakai snelli dan nametag. Semua nya nulis di kertas. Semua poli ada GP, nanya aja kalau awal-awal. Jasa pelayanan sekitar 600rb per bulan, dibayar setiap 2 bulan, sangat transparan. Ada uang turun terpisah untuk UKM, finansial sangat transparan.

.

Finansial

1. Insentif di luar BHD : jasa pelayanan saat rotasi IGD RS dan puskesmas. Tidak ada insentif daerah.

2. Jumlah :sudah ada di atas

3. Periode pembayaran :

  3. Peluang pendapatan tambahan lain: hampir tidak ada, sesekali ada tawaran jaga klinik saat libur panjang dll.

.

Fasilitas Penunjang

1. Rumah dinas : Tidak ada

2. Alternatif selain rumah dinas : kos atau kontrakan

3. Kendaraan dinas : Tidak ada

4. Fasilitas lain yang diberikan :  tidak ada

.

Akses

1. Dari Jakarta ke kota/kab. wahana: bandara kota jambi, lanjut travel 6 jam, penerbangan ada setiap hari. Opsi 2 bandara muara bungo, lanjut sewa mobil 2 jam, penerbangan 3x seminggu.

  2. Dari wahana ke bandara terdekat:

3. Dari tempat tinggal ke RS : sesuai kosan, ada yang bisa jalan kaki (Kosan Ibu Nana Bangko)

4. Dari tempat tinggal ke PKM : banyak kosan, cari aja sesuai budget

.

Keseharian

1. Biaya hidup per bulan : kos kalau kipas angin mulai 600-800rb per bulan. Pakai AC dan kosan bagus sekitar 1-1.5 juta per bulan. Cari aja sesuai budget.

2. Provider sinyal adekuat: telkomsel bagus2 aja, yg lain kayanya aman juga. Ada wifi di RS dan puskesmas

  3. Listrik : PLN, sering pemadaman listrik terjadwal

4. Air : bersih lah aman. PDAM atau sumur bor.

5. Transportasi : gak ada gojek grab maxim dll. gak ada angkot. Adanya ojek via whatsapp (10k sekali perjalanan kalau dekat), bisa minta beliin makanan juga ke mereka. Kalau butuh kontaknya nanti dikasih. Disarankan bawa kendaraan pribadi. Kalau mau ke kota Jambi, padang, palembang banyak travel kok aman aja.

  6. Tempat ibadah :

7. Makanan : warung nasi padang, pecel lele, cafe, banyak lah. Alfamart indomaret banyak.

8. Hiburan : badminton, tenis, padel, lari, cafe. Banyak nya wisata alam tapi perlu perjalanan beberapa jam kaya arung jeram, gunung, air terjun, dll.

.

Cuti

1. Kesempatan cuti selama internsip : ada

  2. Kesempatan cuti melebihi peraturan :  tergantung stase

3. Prosedur izin : melalui pembimbing masing-masing dulu

.

Turunan lebih lengkap nya silakan hubungi chief wahana saat ini melalui whatsapp kalau sudah fix mendapat wahana bangko atau dm ke instagram @internshipbangko. Mau nanya2 dulu mengenai wahana ini boleh juga yaa feel free to ask

Sudah disiapkan google drive berisi turunan lebih lengkap mengenai masing-masing rotasi, akan diberikan kalau sudah keluar SK wahana saat handover.

.

Kesimpulan

1.Direkomendasikan untuk yang dekat rumah, ingin belajar cara jadi dokter dengan fasilitas terbatas, slow living, ingin megang sendiri pasien IGD dan puskesmas.
2.Kurang direkomendasikan untuk yang suka hidup di kota. Disini gak ada mall, cafe terbatas, akses ke kota besar harus jalur darat melalui jalan lintas sumatra.

.

.