494 total views

Review wahana RSUD Dr. M. Yunus

Jl. Bhayangkara, Sidomulyo, Kec. Gading Cemp., Kota Bengkulu, Bengkulu 38211

Internsip periode februari 2021 ( sedang berjalan)

.

Wahana

1.RSUD Dr. M. Yunus
2.Puskesmas Sukamerindu

.

Profil Kesehatan

1.Penyakit terbanyak: ISPA, gastritis, TB paru, demam typhoid, stroke, diare, kecelakaan lalu lintas, hipertensi, PPOK
2.Penyakit endemik: malaria (non-falciparum), demam typhoid
3.Riwayat bencana / KLB: banjir (karena hujan deras + air pasang, daerah yang kena biasanya itu-itu saja), gempa bumi (rata-rata : 4-5 SR, paling besar selama internship: 6,4 SR, paling besar selama sejarah: 8,9 SR).

.

Kegiatan

1. RS

 Durasi  8 bulan
 Jam kerja 20-36 jam per minggu
 IGD
a)Satu hari dibagi menjadi tiga shift. Shift pagi dan sore masing- masing 6 jam, shift malam 12 jam.
b)Saat shift malam diberikan waktu istirahat bergantian dengan dokter umum selama 4 jam.
c)Dokter internship menangani pasien dari awal sampai akhir, melakukan pemeriksaan penunjang, dan melakukan konsultasi ke dokter spesialis jika perlu.
d)Seluruh tindakan mulai dari pasang infus sampai intubasi bisa dilakukan dokter internship. Laporan jaga dilakukan setiap bulan dengan total 4 kali laporan jaga untuk setiap dokter internship.
 Poli
a)Poli anak >> menangani kasus yang masuk ke kompetensi dokter umum, pasien kontrol TB, pasien thalassemia pro transfusi.
b)Poli jantung >> membantu dokter umum dengan cara menulis resep.
c)Poli lain (jika diminta mengisi karena dokter spesialisnya berhalangan hadir) >> tatalaksana pasien seperti biasa.
 Bangsal
a)Bangsal penyakit dalam (sekaligus jantung dan paru)
b)Hanya satu bangsal yang diisi oleh internship. Tugas internship di bangsal adalah membantu menulis resep, menemani dokter spesialis visit, dan menangani kegawatdaruratan saat shift pagi di hari kerja. Beberapa dokter ada yang meminta internship untuk menulis S dan O pasien kelas I dan VIP di status.
c)Bangsal bedah terintegrasi (sekaligus mata, THT, dan saraf) Hanya satu bangsal yang diisi oleh internship. Tugas internship di bangsal bedah adalah membantu menulis resep (terutama resep pasien saraf), menemani dokter spesialis visit, dan menangani kegawatdaruratan saat shift pagi di hari kerja. Dokter internship terkadang juga diminta untuk melengkapi dokumen yang diperlukan untuk merujuk pasien.
d)Jaga bangsal Ada shift pagi (hari Minggu/libur), shift sore, dan shift malam. Setiap shift diisi 2 dokter internship.
e)Dokter jaga bangsal akan menerima panggilan dari seluruh bangsal rawat inap kelas VIP- kelas III dan unit intensive care (ICU, ICCU, PICU, NICU).
f)Laporan kasus dilakukan dengan dokter spesialis. Untuk diwahana ini, hanya ada satu kali laporan kasus oleh satu dokter iship, sisanya hanya menulis makalah.
 Kalau dengan dokter umum, rata-rata mereka tidak akan intervensi pekerjaan dokter internship, kecuali sudah sangat salah atau tidak sesuai prosedur.
 Dokter spesialis lebih respect dan baik ke dokter internship dibandingkan dengan koass karena hitungannya kita sudah sejawat mereka.
 Staff lain seperti perawat dan bidan rata-rata masih menganggap kita sebagai “adik” karena usia kita Iebih muda, tetapi tetap menghormati pekerjaan kita sebagai dokter. Sebagian lainnya ada juga yang sama sekali tidak hormat dan menganggap kita setara dengan koass. Pintar-pintar bawa diri saja karena orang Sumatera lumayan keras.
 Rata-rata jumlah pasien per hari
a)IGD : per shift rata-rata bisa 5-40 pasien, bergantung keberuntungan
b)Poli : poli jantung  70-100 orang, poli anak  10-30 orang
c)Bangsal : bergantung bangsal penuh atau tidak, rata-rata 20 pasien per bangsal
 Pembagian tugas dengan dokter umum
a)IGD : setiap shift ada dua dokter umum dan satu dokter internship yang jaga. Mereka berperan sebagai dokter senior yang bisa ditanya-tanya sekalian mengawasi dokter internship.
b)Poli : dokter umum hanya ada di poli jantung dan dokter iship hanya bertugas untuk menulis resep.
c)Bangsal : jarang terpapar dengan dokter umum, kecuali dokter pembimbing bangsal.

.

2. PKM

 Durasi 4 bulan
 Jam kerja : Senin-Kamis : 6,5 jam, Jumat : 3 jam, Sabtu : 5,5 jam
 Poli
a)Pelayanan dimulai setelah apel pagi atau setelah senam pagi (hari Jumat) tepat pukul 8 pagi. Internship bertugas sebagai dokter
b)fungsional di hampir seluruh poli.
 Kerja lapangan
a)Kegiatannya antara lain adalah home visit, posyandu, pemeriksaan IVA, imunisasi anak sekolah, penyuluhan, pelatihan dokter kecil, posko
b)banjir.
 Mini project
a)Pembimbing di puskesmas tidak menuntut banyak untuk mini project.
b)Dokter internship biasanya mengerjakannya satu bulan hingga dua minggu sebelum stase puskesmas berakhir.
 Suasana kerja
a)Dokter internship diharapkan bekerja secara professional dan sesuai SOP karena dokter internship di sini bertugas sebagai dokter fungsional sehari- hari.
b)Puskesmas ini adalah salah satu puskesmas yang paling sibuk sehingga kita harus bekerja cekatan. Para staff yang sudah lebih berpengalaman akan memberikan arahan ke dokter internship saat baru masuk. Asal kita menuruti apa kemauan kepala puskesmas, seharusnya lancar jaya.
 Rata-rata jumlah pasien per hari
 Untuk poli umum (yang paling ramai) rata-rata pasien per hari antara 30- 80 orang.
 Dokter umum di puskesmas ini ada dua, salah satunya kepala puskesmasnya. Kedua dokter umum ini hanya bertugas sebagai dokter konsultan dan tidak mengisi poli.

.

Fasilitas Kesehatan

1. RS

 Dokter pendamping :
a)IGD :
 Dokter umum, laki-laki, lulusan non UI, usia pertengahan 30. Baik, tapi tetap tegas. Gampang izin dengan beliau, yang penting setiap shift IGD terisi oleh dokter iship.
 Sering menerima aduan dari dokter IGD lain tentang dokter iship, tetapi tetap berusaha objektif. Sehari-hari bertugas di unit hemodialisa.
b)Bangsal/poli :
 Dokter umum, perempuan, lulusan non UI, usia 40 akhir. Baik, asal ga ketahuan bohong atau pergi ga pake izin.
 Lumayan susah minta izin lebih dari 3 hari. Sehari-hari bertugas membantu dokter spesialis saraf atau jaga pagi di IGD. Berteman baik dengan pembimbing puskesmas.
 Poli : Poli yang dimasuki iship hanya poli jantung dan poli anak, tapi tidak tertutup kemungkinan diminta mengisi poli lain yang tidak ada dokter spesialisnya. Poli bedah, obsgyn, saraf, penyakit dalam, gastro-endoskopi, anak-imunisasi, gigiorthodontist, orthopaedi, urologi, kulit, paru, THT, mata, gizi klinis, bedah saraf (rencana).
 Spesialis : Bidang dokter spesialis sesuai dengan poli yang ada. Ada 3 dokter yang S2-nya di UI yaitu dr. Ismir, SpJP; dr. Hasymi, SpS; dr. Barry, SpU (tapi S1 mereka bukan UI). Nanti rencananya akan ada lulusan bedah saraf UI, dr. Liza Amelia, SpBS, yang masuk (S1-nya bukan UI juga).
 VK : Ada
 OK : Ada, tidak bisa asistensi karena sudah ada koass dan dokter magang
 Ketersediaan obat : Termasuk yang paling lengkap satu provinsi
 Ambulans : Ada
 Tenaga kesehatan : Cukup
 Fasilitas rujukan : Ke RS tipe A di luar provinsi seperti Palembang dan Jakarta
 Info tambahan :
a)RSUD M Yunus itu RS tipe B dan rujukan tertinggi di provinsi, jadi kasus yang datang sangat beragam dan beberapa sudah kompleks.
b)Dokter iship juga sering terpapar oleh dokter spesialis, residen (obsgyn), dan koass karena RS ini rumah sakit pendidikan utama untuk FKIK Universitas Bengkulu.

.

2. PKM

 Dokter pendamping : Dokter umum, perempuan, lulusan non UI, usia 40-an. Merangkap jadi kepala puskesmas juga. Super disiplin, workaholic, modis, hobi pencitraan (mungkin tuntutan pekerjaan), hobi apel pagi, sangat menjaga citra puskesmasnya yang katanya paling bagus satu provinsi dan sudah terakreditasi dasar. Gampang-gampang susah izin karena orangnya moody. Sangat mementingkan attitude.
 Poli : Poli umum, poli lansia, poli tindakan (semacam IGD tapi engga 24 jam), poli KIA/KB+imunisasi, poli balita, poli P2M (pencegahan penyakit menular). Sisanya ga diisi iship, seperti poli kesling, poli gigi, poli gizi.
 VK : Tidak
 OK : Tidak
 Ketersediaan obat : Obat sering habis, terutama yang sering dipakai. Kadang
 cepat restocknya, kadang tidak di-restock sama sekali.
 Ambulans : Ada
 Tenaga kesehatan : Cukup
 Fasilitas rujukan : Rumah sakit tipe C dan D di kota Bengkulu, transportasi bisa menggunakan ambulans, lokasi cukup berdekatan.
 Info tambahan : Puskemas yang katanya paling top seantero provinsi dan punya program kerja terbanyak di antara puskesmas lainnya. Seluruh staff diharapkan mempunyai dedikasi yang tinggi dan mau lembur secara sukarela.

.

Finansial

1.Insentif diluar BHD : Tidak ada
2.Jumlah : –
3.Periode pembayaran : BHD lancar turun setiap bulan sampai saat ini
4.Peluang pendapatan tambahan lain: menggantikan jaga dokter senior di rumah sakit (sering), mengisi klinik dokter umum (jarang), ikut baksos perusahaan (kalau ada koneksi).

.

Fasilitas Penunjang

1.Rumah dinas : Tidak ada
2.Alternatif selain rumah dinas : Kos/kontrakan, biaya Rp500.000 ‛ 2.000.000 per bulan tergantung fasilitas.
3.Kendaraan dinas : Tidak ada
4.Fasilitas lain yang diberikan  : Tidak ada

.

Akses

1.Dari Jakarta ke kota/kab. wahana: Naik pesawat, jarak tempuh 45-60 menit, biaya tiket Rp400.000 ‛ 700.000
2.Dari wahana ke bandara terdekat: Naik motor/mobil, jarak tempuh 15-30 menit, biaya Rp30.000 – 40.000
3.dari tempat tinggal ke RS : Naik motor/mobil, jarak tempuh 10-15 menit, biaya Rp5.000 ‛ 15.000
4.dari tempat tinggal ke PKM  : Naik motor/mobil, jarak tempuh 30-40 menit, biaya Rp20.000 ‛ 40.000

.

Keseharian

1.Biaya hidup per bulan : Rp1.500.000 ‛ 2.500.000 (tergantung gaya hidup)
2.Provider sinyal adekuat : Telkomsel paling bagus, sisanya biasa saja. Kalau sudah keluar dari kota, XL langsung jelek sinyalnya.
3.Listrik : 3-4 kali mati lampu dalam sebulan, paling lama 8 jam. Biasanya ada pemberitahuan terlebih dahulu lewat channel TV lokal (RB TV).
4.Air  : Hanya pernah satu kali mati dan didahului dengan pemberitahuan di RB TV.
5.Keamanan  : Kalau di tempat kosan yang sekarang relatif aman walaupun di pinggir jalan, tapi ada juga daerah kos yang kurang aman (kosan teman ada yang kemalingan).
6.Tempat ibadah : Masjid, gereja (protestan, katolik, adven, pentakosta), pura (di dekat RS), vihara (di dekat Puskesmas).
7.Makanan : Paling banyak makanan padang, seafood, dan chinese food. Harga rata-rata Rp20.000 ‛ 50.000.
8.Hiburan : Mall ada dua: Mega Mall dan BIM. Di Mega Mall, ada Gramedia, Giant, dan Bioskop 21. Di BIM, ada Hypermart, Matahari Dept Store, Body Shop, Century, Bioskop XXI, dan Miniso. Food franchise ada KFC, CFC, Pizza Hut, Panties Pizza, Solaria, Ayam Gepoek. Hiburan lain di kota bisa karaoke, pantai, hutan mangrove, Wahana Surya (sejenis waterboom), danau, pulau lepas pantai untuk snorkeling. Kalau ke luar kota bisa lihat air terjun, kolam air panas alami, kebun teh, hiking sambil ngeliat bunga Rafflesia mekar.

.

Cuti

1.Kesempatan cuti selama internsip : Ada (temen ada yang cuti menikah)
2.Kesempatan cuti melebihi peraturan : Kalau izin sih ga bisa, kalau tukeran jaga dengan teman dan pergi ga pake izin sih bisa banget.
3.Prosedur izin : Sulit, terutama saat bangsal dan puskesmas, jadi kalau ada yang mau pergi diam-diam teman satu kelompoknya harus kompak nge-back up.

.

Info lain

1.Bisa banget melakukan penelitian mandiri! Tinggal izin ke dokter spesialis yang bersangkutan sambil menyerahkan proposal. Kalau sekarang gw lagi ngadain penelitian cross sectional PMC, jadinya langsung di-approve, tapi tahun lalu ada juga iship FKUI 2010 yang ngadain penelitian dengan intervensi (ngambil darah) dan tetap di-approve. Kalau kata kepala bidang pelayanan medis, penelitian di rumah sakit itu jarang, jadi bagian diklat sangat mendukung kalau ada penelitian.
2.BengkuIu itu saIah satu provinsi yang “tertinggaI” aIias perkembangannya ga signifikan jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain di Sumatera. Fakultas kedokteran lokalnya, Universitas Bengkulu, juga tergolong baru (paling tua angkatan 2009), jadi tenaga kesehatan mereka masih sangat kurang. Jarang juga ada orang FKUI yang bertugas di Bengkulu, jadi walaupun provinsinya mudah terjangkau dari Jakarta, pengalaman yang didapat serasa tinggal di wilayah yang jauh dari pulau Jawa.
3.RSUD Dr. M Yunus dan Puskesmas Sukamerindu itu tempat stase koass Universitas Bengkulu, jadi kita akan terpapar oleh dokter spesialis, residen (khusus obsgyn), dan koass sama seperti waktu kita di RSCM, tapi less sumpek dan less sibuk. Karena rumah sakitnya punya spesialis dan fasilitas paling lengkap di Bengkulu, wahana ini bagus untuk belajar klinis penyakit dan tatalaksananya.

.

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!