756 total views

RSUD dr Soedomo

Puskesmas Karangan

INTERNSHIP TRENGGALEK Jawa Timur

.

Keterangan

1.tidak ada JASPEL
2.tidak ada INSENDA
3.tidak ada Rumah Dinas
4.Gaji 3.150.000 dari kemenkes, tanpa ada biaya tambahan lainnya, kosan cari sendiri, bayar sendiri
5.Uang makan 7-30 rb/orang sekali makan
6.Ga ada angkot adanya becak, grab & okejack ada motor, kalo grab mobil susah bgt dapetnya
7.Hiburan ada beberapa coffee shop, ada bioskop, wisata pantai atau bisa ke Tulungagung (ada PHD, KFC, bioskop dan coffee shop lain) 1 jam naik bus
8.Bandara terdekat Surabaya atau Malang, 4-5 jam naik bus
9.Stasiun kereta terdekat jarak 1 jam Stasiun Tulungagung
10.Kalo mau rental motor atau mobil bayar sendiri

.

Ada 3 stase

1. IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek

 Stase paling capek, loading pasien lumayan banyak +/- 10-20 tiap shift, terutama pagi dan sore
 Job desk dan jam kerja tidak sesuai aturan KIDI (bisa lebih dari 40 jam tiap minggunya)
 jadwal bisa buat sendiri tapi nanti dikoreksi pendamping
 5 org : 2 pagi, 1 sore, 1 malem, 1 off
 Off bisa di rapel sesuai perjanjian kelompok (dalam 1 bln bisa ada off maksimal 8 hr, jadi bisa libur, tp tergantung brp orang per kelompoknya)
 walaupun dibuat jadwal yg ideal jam kerja tidak bisa 40jam/minggu kebanyakan lebih dari 40 jam/minggu karena syaratnya hanya 1 anak yg off
 Pendamping kurang mengayomi, seperti ada “jarak” jika ada masalah sering mengabaikan pendapat iship
 Jika ada yg sakit atau izin harus ada teman lain yg off mengganti shift
 Jadwal pagi (7-14), sore (14-21), malam (21-07)
 Jadwal jaga pagi dapat snack, jaga sore dapat nasi kotak, jaga malam dapat susu/sari kedelai
 Kadang dapat makanan dari acara RS/dokter2 di RS
 Awal tugas pasti isip banyak nanya, dokter definitif rata2 bisa diajak diskusi, lama2 porsi tugas isip sama dengan dokter definitif, mulai dari anamnesis s/d terapi, konsul ke spesialis via WA (bbrp spesialis harus definitif yg lapor) dan telpon RS rujukan
 Pasien beraneka ragam
 Terkadang ditinggal sendiri sama dokternya
 Dokter definitif bervariasi, dari yg baik banget sampai yg suka menjelek-jelekkan iship
 Perawat rata2 baik dan menghargai isip
 diakhir stase igd akan dibagikan semacam raport dari pendamping, penilaian kinerja berdasarkan pengisian borang dan ketepatan waktu maju presentasi, nilai bervariasi dari A-C
 Nb:
1.diakhir stase saat pandemi, kita mengajukan jam jaga yang hanya 1 shift/orang agar liburnya lebih banyak dan disetujui oleh pendamping
2.pendamping igd untuk periode berikutnya kemungkinan diganti krn pendamping saat ini akan dipindahtugaskan ke ruangan

.

2. Ruangan RSUD dr. Soedomo Trenggalek

 Jadwal dibuatkan
 Kerjanya Senin-Sabtu 7-14
 Ruangan dan Poli (Poli 5 hari kerja tapi Sabtunya masuk di ruangan sesuai polinya kemarin)
 Dapat snack diambil di komite medis
 Pendamping kurang mengayomi, seperti ada “jarak” jika ada masalah sering mengabaikan pendapat iship
 Perawat rata2 baik dan menghargai isip
 Cuti bisa tapi kalo lebih dari 4 hari, ganti jaga
 Tugas isip di ruangan visite-soap-resume-nulis resep-mendampingi dpjp visite (kadang diberi kesempatan tindakan pungsi pleura, pungsi ascites atau ikut ke OK oleh dpjp)
 Tugas isip di poli anamnesis s/d terapi pasien rutin kontrol (ttv oleh perawat)
 Siap2 double job di ruangan lalu di telp/dicari suruh bantu poli, kdg jg mendadak disuruh isi poli lain yg bukan jadwalnya kita poli saat itu
 Di ruangan tertentu isip diharuskan visit semua pasien (diruangan lain ada yg dikerjakan bareng2 isip dan dokter ruangan)
 Manajemen sering ikut intervensi urusan isip (seringnya terkait jadwal poli)
 jika ada salah, maka iship bisa dilaporkan di grup komite medik tanpa konfirmasi terlebih dahulu alasan salahnya apa
 jika ada tugas P3K diluar jam kerja, isip diperbolehkan mendapat cuti saat jam kerja, kadang dapat fee 50rb – 100rb
 diakhir stase poli akan dibagikan semacam raport dari pendamping, penilaian kinerja berdasarkan pengisian borang dan ketepatan waktu maju presentasi, nilai bervariasi dari A-C
 diakhir stase poli akan ada evaluasi juga, dimana kadang evaluasi itu menyudutkan iship karena penilaian hanya dari satu sisi, bahan evaluasi berasal dari komentar dokter, perawat atau bidan di ruangan tempat kita bertugas

.

 Nb: saat pandemi ini APD terbatas di ruangan, masker dijatah perhari untuk semua karyawan RS, isip tidak diberikan jatah APD sama sekali (sampai review ini ditulis)

.

3. Puskesmas Karangan

 Kerja senin-sabtu 7-13
 Kalo lagi jaga IGD sampe jam 17.00
 Stase nya dibagi, BP KIA UKM IGD, kalo orang lebih dari 4, stase UKM 2 orang
 Pendamping baik dan komunikatif, mengayomi, dan menghargai pendapat iship
 Jadwal bikin sendiri
 Dokter di BP sebelum pandemi tidak mengerjakan pasien sama sekali, semua dilimpahkan ke isip
 Perawat rata2 baik dan menghargai isip
 Minipro per kelompok
 Akhir stase puskesmas tidak ada evaluasi tapi ada makan2 dimana kita membelikan makan untuk karyawan PKM (sebelum ada pandemi)

.

Notes:

A.Spesialis rata2 baik dan menghargai isip
B.SpPD SpA SpB SpOG SpOT SpJP SpP SpTHT SpS SpM SpKK SpKJ SpPK SpU
C.Beberapa kali kami ditentir oleh SpJP SpU SpOT dan SpPD
D.Semua cuti yg mengganti, harus mengganti di IGD sesuai kebijakan wahana (tdk ada peraturan dr KIDI)
E.Utk tugas lapsus harus bikin 5 (konsul & ttd ke dpjp dan pendamping), yg di presentasikan 1, jdwl presentasi d buatkan pendamping
F.Hasil borang selalu dishare tiap 2 mgg – 1 bln sekali di grup agar ‘termotivasi’ utk mengisi borang & memiliki jiwa kompetitif 1 sama lain
G.Sempat diusulkan pihak manajemen bahwa kita disuruh pagi fokus bekerja dimanapun ditempatkan tanpa peduli dgn proporsi borang. Untuk kasus yg diperlukan dicari sore atau malam setelah pulang kerja.
H.Ada usul pendamping yg bilang seharusnya iship tidak boleh hamil (entah memang ada aturan dari KIDI atau tidak) krn saat itu banyak iship hamil dan mengambil cuti lumayan lama
I.Jaga klinik tidak diperbolehkan (sesuai aturan KIDI)
J.Kadang ditraktir spesialis dan wkds (saat ini sudah tidak ada wkds)
K.Ada koas UMM, kadang bisa dimintain tolong bantu2 isip nulis resep

.

Kesimpulan:

A.Wahana ini rekomen untuk orang orang yg mau bekerja keras, disiplin, dan taat/saklek pada aturan. Dan ingin hidup dg nyaman di desa.
B.Jika ada pihak yg tidak setuju dgn kenyataan yg kami tulis, bisa dikoreksi sendiri krn saat ini kami masih merasakan seperti apa yg kami tulis

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!