805 total views

Periode Mei 2018 – Mei 2019

RSUD Kota Baubau

Puskesmas Wajo

Kota Baubau, Sulawesi Tenggara

.

Keterangan

1.Baubau merupakan kota yang terletak di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.
2.Baubau dapat diakses dari Makassar via pesawat (harga tiket sekitar 800rb-1jutaan) dan kapal laut (harga tiket sekitar 180ribuan),
3.dari Kendari via pesawat (harga tiket 300-500ribuan) dan speedboat (harga tiket 200ribuan)
4.Untuk kota kecil, hiburannya lumayan. Ada cinemaxx yang sekali nonton cuma 20rb-30rb, ada hypermart untuk belanja bulanan, ada Lippo Plaza, pantai nirwana, dan KFC.
5.Untuk jalan kemana-mana, ada ojek dengan tarif 5rb-10rb (20rb kalau ke bandara) tergantung jarak.
6.Wahana RS lumayan jauh dari pusat kota, naik ojek sekitar 10rb. Wahana PKM masih terletak di daerah pemukiman kota, tidak begitu jauh.
7.Untuk biaya hidup, sekali makan sekitar 10rb-30rb. Biaya kost sekitar ratusan ribu-1 jutaan, tergantung fasilitas dan lokasi.
8.Baubau sangat ramah untuk pendatang, khususnya dokter, tapi kadang orangnya mudah ke-triggerred. Jadi kalau nanganin pasien di RS, jangan heran kalau pasien dan keluarganya ke-triggered dan suaranya gede macem bentak-bentak sana-sini.
9.Kalau mau aman, harus bisa tenangin pasien dan keluarganya atau lebih galak dari mereka
10.Jumlah peserta internship taun 2018-2019: 7 orang dengan hanya 1 kelompok

.

RS

Fasilitas:

1.Rumah dinas disediakan oleh pihak RS, tapi karena jauh dari kota dan kebanyakan peserta internship tahun ini punya rumah atau keluarga di Baubau, rumah dinasnya dipakai sama pegawai RS. Kalau ada yang dari luar kota dan mau pakai rumah dinas, rasanya bisa dilobi ke pihak RS
2.Kendaraan dinas: (-)
3.Insentif: 1.200.000 per bulan selama di RS
4.Jaspel: (+) untuk stase IGD berupa jasa onsite, jasa pasien umum dan BPJS (yang cairnya butuh waktu berbulan-bulan). Untuk stase bangsal, tidak ada uang jaspel
5.Jadwa: fleksibel. Pembimbing membebaskan kami untuk mengatur jadwal sendiri, selama pelayanan tidak terbengkalai

.

Stase IGD:

 Jadwal jaga bikin sendiri, diajukan ke pembimbing dan pasti ACC
 Jaga sebulan 10x, dengan jaga 24 jam (08:00 pagi-08:00 pagi keesokan harinya), sekali jaga ada dua dokter iship
 Internship jaga tanpa DU (kadang ada DU yang dateng, tapi jangan terlalu berharap bantuan DU)
 Dokter internship dibebaskan menangani pasien secara mandiri, mulai dari anamnesis, PF, terapi, sampai tindakan medis lainnya.
 Perawat IGD semuanya baik dan kooperatif dan mengikuti instruksi dokter.
 Sekali jaga (24 jam), jumlah pasien rata-rata 20-30 dengan kasus yang beragam, dari cardio, neuro, ipd, anak, sampe trauma. Segala macam bacokan udah kami tangani selama di IGD. Di Baubau kasus HIV dan TB tinggi, jadi jangan lupa pake masker khusus yang disediakan oleh RS
 Tersedia kamar jaga dokter di IGD dgn fasilitas kasur, ac, meja, kamar mandi, dan cemilan yang dibeli sendiri
 Selama kami di IGD, radiologi konvensional dan CT-Scan lagi bermasalah, hanya bisa USG pada jam kerja. Lab di IGD (untuk pasien bpjs) hanya bisa Darah Rutin dan GDS. Jadi kalau dapat kasus fraktur, stroke, dan sejenisnya yg butuh radiologi dan lab, harus dianamnesis dan PF dengan teliti. Di sini senjata utama hanya anamnesis dan PF. Di IGD ada EKG yang bisa dipinjam dari ICU. Ada ruang tindakan untuk hecting dan debridement.
 Sinyal di RS, meskipun jauh dari kota, cukup bagus, meskipun kadang hilang.
 Untuk konsul pasien, biasanya hanya pasien emergency yang kami konsul via telp/WA, tergantung dokter dan jam datang pasiennya. Untuk pasien yang stabil, biasanya perawat di bangsal yang lapor dan konsul
 Jaga IGD jg diminta utk menangani keluhan di ruangan krn tidak ada dokter jaga ruangan / doksip, tapi biasanya hanya keluhan emergency
 Pembimbing IGD kooperatif dan baik

.

Stase Bangsal

 Jadwal jaga bikin sendiri, ajukan ke pembimbing, dan pasti ACC
 Bangsal ada 7: ICU, Interna, Pediatri, NICU, Bedah, MTSK (Mata-THT-Saraf-Kulit), Obgyn
 Jadwal dinas bangsal 7 hari seminggu, dari jam 8 pagi (khusus bangsal anak yang spesialisnya visit jam 6 pagi, datangnya harus lebih pagi dari itu) sampai jam 2 siang.
 Dinas Pagi: Tulis SOAP, visit pasien, temenin spesialis visit, nanganin keluhan pasien di bangsal. Khusus bangsal bedah, setelah SOAP dan visit bareng Sp.B, ikut ke poli dan ngisi poli selagi Sp.B nya operasi.
 Jaga: jam 2 siang-8 pagi keesokan harinya. Kerjanya nanganin keluhan (emergency dan non-emergency). Kalau ishipnya banyak dan kuat, bisa nerima dan konsulin semua pasien baru di semua bangsal. Jangan lupa simpan jadwal jaga dan nomer hp dokship di masing-masing bangsal
 Hampir semua dokter spesialis baik, doyan ngajar, dan bersahabat.
 Buat 5 laporan kasus, 1 dipresentasikan di depan DPJP, pembimbing, dan teman-teman dokship
 Pembimbing ruangan jg sangat baik dan kooperatif
 Stase bangsalnya capek banget karena pasien banyak, dan tiap abis jaga, harus masuk dinas lagi keesokan harinya

.

PKM

 Fasilitas:
a.Rumah dinas: ada, tapi karena hampir semua dokship taun ini punya rumah atau keluarga di Baubau, rumah dinasnya ditempatin pegawai PKM.
b.Tapi kalau ada yang butuh, bisa dilobi ke pihak pkm
c.kendaraan dinas: (-)
d.insentif: (-)
e.jaspel: (+) sekitar 500ribuan per bulan
 Kegiatan di PKM:
a.Jam dinas: Senin – Jumat 08:00 – 14:00
b.Jam Jaga: Senin – Minggu, 14:00 – 08:00 keeseokan harinya. Yang habis jaga, besoknya libur
 Jadwal bikin sendiri, ajukan ke pembimbing dan di acc
 Dinasnya dibagi 4: Poli Umum, Ranap, IGD, Posyandu.
 Untuk kami, poli umum 2 orang (karena pasiennya banyak banget), ranap 2 orang, IGD 1 orang, posyandu 1 orang, 1 orangnya libur post jaga
 DU di pkm ada 4 org termasuk kapus, tapi 2 DU lainnya keterima PNS di tempat lain, jadi ga tau periode depan gimana.
 DU PKM membantu di Ranap dan poli jikalau pasien membludak
 Poli: ada 2 poli (Poli umum dan poli anak). Pasiennya bisa 200 sehari. Normalnya hanya 2 dokter, tapi kalau pasien membludak (biasanya hari senin dan jumat), bisa sampe 4 dokter yang ngisi poli
 IGD pagi:
a.1 isip standby di igd pagi.
b.Pasiennya standar puskesmas.
c.Kalau emergency, langsung rujuk
 Posyandu: Posyandu butuh 1 orang doang. Yang butuh dokter cuma posyandu lansia.
 Rawat inap:
a.Pagi visit pasien ranap, tulis SOAP, setelah itu mem-back-up di mana pun yang butuh bantuan.
b.Biasanya yang diranap bantu poli umum kalau pasien lagi banyak
 Jaga:
a.Terima pasien di IGD, nanganin keluhan di ranap, rujuk jikalau ada pasien yang gawat.
b.Tiap jaga dapat makan malam gratis dari puskesmas dan popmie.
c.Jaganya bisa on-call, tiap ada pasien baru dateng.
d.Bisa juga standby di pkm, disediakan kamar jaga dengan fasilitas kipas angin, tempat tidur, dan kamar mandi dalam
 Kasus di pkm sejauh ini bervariasi mulai bapil, bedah minor, smp yg butuh rujukan semua ada.
 Fasilitas di pkm lumayan lengkap untuk standar puskesmas
 Tugas miniproject dikerjakan satu project per orang, ditambah empat kali minimal penyuluhan
 Pembimbing sangat kooperatif. Kalau mau ikut seminar, acls/atls, bisa.
 Petugas kesehatan di pkm sangat baik dan kooperatif

.

Kelebihan:

1.Dokter internship dapat menangani pasien secara mandi, baik untuk yang mencari pengalaman klinis
2.Pembimbing, spesialis, dan petugas kesehatan lainnya sangat kooperatif dan baik. Dokter internship bener-bener dihargai sebagai dokter

.

Kekurangan:

Insentif dan jaspel butuh waktu berbulan-bulan untuk diterima.

.

Kesimpulan:

Wahana ini cocok untuk yang mencari pengalaman klinis

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!