


Internsip Periode : November 2025
.
Wahana ( RS & Puskesmas)
1.RSUD La Patarai Barru
2.Puskesmas Padongko
3.Puskesmas Palanro
.
Profil Kesehatan
Penyakit terbanyak:
1.Infeksi (TB, pneumonia, HIV beberapa)
2.non infeksi (ileus, fraktur, stemi, epigastric pain suyndrome)
.
Kegiatan
1. RS
a)Durasi : 6 bulan
b)Jam kerja: 12jam selama seminggu, jadi jadwalnya seminggu masuk, seminggu libur. Shift di bagi 2 perhari. Satu shift terdiri dari 2 iship yang nantinya di bagi (1 untuk fokus di perawatan jika ada keluhan di bangsal, satunya lagi untuk di igd. Tapi kedua iship tetap bisa kolaborasi di igd jika perawatan tidak rewel) di igd tetap di temani 1 orang DU tapi tergantung ya ada DU yang ghoib ada yang aktif terima pasien juga hehe
c)Deskripsi pekerjaan :
–Yang jaga IGD: menerima pasien baru, lapor SOAP sesuai dpjp
–Yang jaga perawatan : menerima segala panggilan dari bangsal terkait keluhan pasien, baik itu keluhan enteng sampai keluhan perburukan pasien. Dan juga menyatakan pasien meninggal jika ada. Untuk shift pagi beberapa DPJP atau ruangan perlu di resepkan obat pasien untuk perawatan 1 hari itu.
2. PKM
a)Durasi : 6 bulan
b)Jam kerja: jam 8-14 siang poli (senin-sabtu), jam 14-8 pagi (senin-sabtu) jaga igd di bagi 2 dengan teman. Jaganya on call
c)Rawat inap : khusus hari minggu dan tanggal merah jam jaga standbye on call per 12jam di bagi 2 iship. Dan wajib visite pasien bangsal bagi yang dapat jadwal jaga pagi
d)Deskripsi pekerjaan : poli iship 2 orang di bagi harus ada yang standbye di poli umum (usia 18 keatas sampai usia 59 tahun) dan 1 orangnya lagi flexibel bisa di poli KIA, poli anak, poli lansia, IGD ataupun mau turun lapangan untuk memenuhi UKM
.
Fasilitas Kesehatan
1. RS
a.Dokter pendamping : dr. Ratnawati
b.Spesialis : Interna 2 orang, bedah 3 orang, anak 3 orang, jantung 2 orang, saraf 2 orang, obgyn 2 orang, paru 1, jiwa 2, kulit 1, tht 1, radiologi 1, gizi 1, patologi klinik 1, patologi anatomai 1, rehab medik 1
c.VK : –
d.OK : iship tidak pernah ikut OK, di sini ada PPDS bedah dari fk unhas
e.Ketersediaan obat : obat-obatan template, dan kadang terbatas, makanya untuk pengorderan di igd hanya diberikan masing-masing 1 untuk obat injeksi, berikutnya di resepkan kembali ketika pasien sudah di ruangan.
f.Ambulans : 2, supir shiftnya kadang tidak jelas.
g.Tenaga kesehatan : perawat igd ada 4 tim dengan masing masing terdiri 4-5 orang. Pola jaga mereka pagi,pagi, siang, siang, malam, malam, libur, libur dst.
h.Fasilitas rujukan : merujuk pasien biasanya melalui sisrutenas khusus untuk jantung ke PJT di RS wahidin Makassar sekitar 2 jam perjalanan, beberapa penyakit lain yang sering di rujuk yakni fraktur terbuka, stroke yang ingin di lakukan pemindaian ct scan kontras, serta beberapa penyakit tumor dan keganasan.
i.Info tambahan : di sini beberapa iship cewe ngekos, untuk yang laki-laki tinggal sekamar di dalam RS tepat diataa ruang OK, di dalam terdapat bunkbed 2 susun sebanyak 2 buah. Ada lemari, toilet umum kadang berbagi dengan PPDS bedah yang kamarnya ada di sebelah kamar iship, serta koas bedah.
2. PKM padongko
a.Dokter pendamping : dr. Andi Tenri
b.Poli : umum, lansia, KIA, anak
c.Spesialis : –
d.VK : iship juga jaga di dua tempat sekaligus, jadi tergantung ada oncall atau ada pasien dimana
e.OK : –
f.Ketersediaan obat : awalnya cukup bagus karena beberapa obat yang tidak termasuk formularium tetap di sediakan namun akhir-akhir stase pengeluaran farmasi di press sehingga beberapa obat tersebut sudah tidak ada
g.Ambulans : 2 supir, 2 ambulans
h.Tenaga kesehatan : perawat sekitar 40-50 orang, satu shift 3-4 orang. Ada juga beberapa yang bertugas di meja pendaftaran, dan masing-masing poli 2 orang perawat
i.Fasilitas rujukan : paling dekat ke RS la patarai
j.Info tambahan : sejujurnya agak sulit untuk pergi berdua turun lapangan seperti posyandu dsb, karena terkadang poli dilimpahkan penuh ke iship tanpa dampingan Dokter umum, dengan jumlah pasien di poli umum sekitar 50-60an, poli lansia 30-40an, poli anak 10-20an.
Finansial
1.Insentif di luar BHD : TIDAK ADA
2.Jumlah : –
3.Periode pembayaran : –
4.Peluang pendapatan tambahan lain: KLINIK SEKITAR PKM DAN RS NAMUN SANGAT JARANG DAN KADANG HANYA ORANG LOKAL YANG MENDAPATKAN KESEMPATAN TERSEBUT
.
Fasilitas Penunjang
1.Rumah dinas : ada di PKM
2.Alternatif selain rumah dinas : rumah kos harga 700-1.2jt
3.Kendaraan dinas : Tidak ada
4.Fasilitas lain yang diberikan : kamar di RS
.
Akses
1.Dari Jakarta ke kota/kab. wahana: pesawat, namun masih harus melanjutkan perjalanan sekitar 2 jam naik mobil rental atau bus ke kabupaten barru
2.Dari wahana ke bandara terdekat: bandara terdekat hanya di kota makassar
3.Dari tempat tinggal ke RS : butuh waktu sekitar 5-10 menit dari rumah kos ke rs jika jalan kaki bisa sampai 15 menit
4.Dari tempat tinggal ke PKM : rumah dinas ada di belakang ponek pkm
.
Keseharian
1.Biaya hidup per bulan : 2.000.000-3.000.000
2.Provider sinyal adekuat: telkomsel, tri, XL
3.Listrik : untuk rumdis di padongko sekitar 150ribu perbulan, untuk rumdis cewe sedikit mahal karena ada ac dan kulkas
4.Air : air di rumdis pkm kadang mati sehari atau bahkan 3 hari
5.Keamanan : sejauh ini cukup aman, khusus untuk rumdis padongko di sebelah rumah ada rumdis dokter umum, dan rumdis pns
6.Tempat ibadah : masjid banyak, gereja cukup jauh
7.Makanan : makanan khas di sini adalah kerang bakar, untuk makanan lain ada geprek, nasgor dsb. Cukup banyak namun sedikit effort untuk mencari, karena jarak beberapa penjual cukup jauh
8.Hiburan : di alun alun kadang ada pasar malam. Namun paling bagus langsung ke kota makassar bisa naik kereta dengan harga 10k, di lanjut dengan ojol untuk keliling makassar bisa juga sewa kendaraan.
.
Cuti
1.Kesempatan cuti selama internsip : belum pernah terealisasikan, di PKM sendiri jika ada teman yang berhalangan hadir wajib di gantikan dengan teman yang lainnya
2.Kesempatan cuti melebihi peraturan : –
3.Prosedur izin : susah, untuk izin berkumpul sesama teman iship saja kadang susah jika bertugas jaga ataupun dinas. Jadi jarang terkumpul 16 orang di 3 stase yang berbeda
Info lain
1.Jaspel di PKM Padongko
Perhitungan dan waktu pembayaran jaspel belum memiliki pola yang tetap. Sebagai gambaran, pada beberapa periode terdapat pembayaran sekitar Rp1.000.000 yang dibagi kepada 4 orang dalam rentang waktu 1–3 bulan.
2.Jaspel di Rumah Sakit
Jaspel dibayarkan setiap 3 bulan dengan besaran yang dilaporkan sekitar 20% dari jaspel dokter umum yang bertugas bersama iship. Untuk pasien BPJS, meskipun iship turut menangani pasien dan melakukan pelaporan kepada DPJP, pembagian jasa pelayanan mengikuti ketentuan yang berlaku di tempat tersebut, dengan sekitar 80% bagian penanganan berada pada dokter umum. Sementara itu, untuk pasien umum, Jasa Raharja, atau pasien KLL, jasa pelayanan dapat menjadi bagian iship apabila nama iship tercatat sebagai penerima pasien pada aplikasi.
3.Pembagian Tugas dengan Dokter Umum
Dalam pelaksanaan tugas, terdapat kondisi di mana sebagian pasien lebih banyak ditangani oleh iship, sementara kehadiran atau keterlibatan dokter umum dapat berbeda-beda tergantung jadwal dan kondisi pelayanan. Hal ini dapat menyebabkan beban pelayanan yang diterima iship menjadi lebih besar pada waktu tertentu.
Kesimpulan
1.Direkomendasikan bagi yang ingin mendapatkan pengalaman dalam melatih kesabaran, beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan menghadapi berbagai situasi selama masa internsip.
2.Kurang direkomendasikan bagi yang memiliki prioritas utama pada pendapatan tambahan atau mengharapkan variasi kasus yang sangat beragam, karena kasus yang ditemui cenderung relatif monoton. Selain itu, iship perlu cukup aktif dan berhati-hati dalam menjalankan tugas karena terdapat tanggung jawab pelayanan yang cukup besar.
3.Dalam beberapa kondisi, tugas dan tanggung jawab iship dapat cukup menyerupai tugas dokter definitif, terutama dalam hal pelayanan dan penanganan pasien.



