Review Wahana RSUD Luwuk

Review Wahana RSUD Luwuk

Periode November

Daerah : Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah

 RSUD Luwuk
 Puskesmas Simpong, Luwuk

saat ini iship 14 orang periode november

Overall review tidak beda jauh dari periode sebelumnya , tapi ada beberapa perbedaan ‘besar’ yang terjadi d periode kami.

.

KETERANGAN:

1.fasilitas :
 2 rumdis dari dinkes, bersebelahan; di dekat puskesmas simpong,
 lingkungan tenang cenderung sepi kalau malam, +/ – ke pkm tinggal jalan 1 menit,
 bila ke RS +/ – 15-20 menit menggunakan kendaraan,
 Di dalam  rumah  disediakan  Matras  untuk  tidur 8 matras di rumah 1 , dan 3 matras d rumah 2. (Kalau  mau  tambah  beli sendiri)
 untuk listrik , air , WiFi dan mobil angkutan sampah kami patungan untuk bayarnya
 pemasukan :
a)1 . insentif daerah : 2,5jt/ bulan (biasa telat dibayar, biasa per tigabulan baru dibayar)
b)IGD TIDAK DAPAT uang jaga/jasa dan BPJS.
c)Dapat uang jaga kalau kita gantikan dr mitra yg berhalangan datang diluar jadwal jaga kita.
d)Kegiatan luar baik dari RS atau Puskesmas bisa dapat tambahan tetapi kadang datang terlambat
2.biaya hidup
 Dapat makan rantangan dari RS, sesuai jumlah iship bisa 3 kali sehari kalau rajin ngambil di dapur gizi RS.
 Bila jajan di luar sekitar 10-30rban,
 Luwuk  merupakan  kota yang sedang  berkembang jadi  kotanya  cukup  ramai  cuma  untuk mall dan  bioskop  belum  ada tapi ada gerai fastfood (KFC) dan hotel berbintang (Santika, Swiss-Bell, Aston).
 Untuk kendaraan umum banyak angkot dan ojek (dari rumdis ke RS angkot 6.000 ojek 10.000 sekali jalan)
 Iship saat  ini  banyak yang membawa  kendaraan sendiri, kalau sewa motor pertahun variatif 7-12 jt, beli motor bekas 8-11 jt.

.

RSUD Luwuk :

1.RS tipe C,
2.spesialis lengkap (interna, pulmo, Anak, neuro, bedah, ortho, forensik, radiologi, CP, Obsgyn, Anastesi, Mata, THT)
3.merupakan RS Rujukan Sulawesi Tengah Bagian Timur
4.terdapat ICU,ICCU, HD, CT Scan tapi penggunaannya terbatas “biasanya” agak sulit CITO malam2.
5.Konsulen rata -rata baik, mau membagi ilmu apalagi kalau kita aktif.
6.Secara umum perawat2 di bangsal, IGD maupun ICU/ ICCU baik, friendly, tp untuk  beberapa tindakan  mereka  malas  membantu dokter.
7.Penduduknya ramah2, tapi  ada  jg  yg  rewel  minta  ditangani  lebih  dulu, ada  jg daerah2 tertentu  yg  penduduknya  lgsg main kasar ke tenaga medis, bbrp kali keluarga pasien anarkis dn bahkan tidak segan memukul dokter, serta mengancam dokter2
8.pasien yg masuk dlm 1 shift minimal 5 dan pernah sesekali sampai 40-an

.

Tugas Stase RS :

1.Dokter jaga igd buat laporan pasien masuk mirip2 borang, utk dipertanggungjawabkan di morning report.
2.Morning Report 2x seminggu  tiap  Senin  dan  Kamis, dilaporkan  oleh  stase IGD dan  dr  mitra, dihadiri  oleh  sebagian  besar Konsulen, dr  umum  dan  semua  iship  stase RS wajib  ikut. Pas MR banyak  dapat  ilmu  dari  konsulen tp jg  harus  legowo  kalau kita ada salah karena para konsulen stylenya beda beda dalam menanggapi.
3.Di RS melengkapi  borang  dan  membuat  laporan  kasus, di IGD 3 kasus (psikiatri, forensik  dan  emergensi), di bangsal 3 kasus (bedah, obsgyn, non-bedah). Dari 6 kasus  tsb, 1 kasus wajib  dipresentasikan di komite  medik, saat  ini  dibuatkan Jadwal  oleh pembimbing, tiap SMF dapat  jadwal  jadi  kita  awalnya  diharapkan  menyesuaikan  kasus  kita  dengan  jadwal yang ada, cuma akhir dibebaskan bagian mana yang mau diangkat jadi kasus

.

IGD :

 jadwal masuk
1.shift pagi (08-14) & malam (20-08) jaga di IGD,
2.kalau sore (13-20) jaga di ICU.
 Jaga IGD ditemani 1 dr  mitra (kalau  pagi  sering terlambat, biasa jg tidak  datang, biasa juga jaga  berdua tapi rasa sendiri)
 jadi kadang jaga pagi pulangnya molor sampai jam 14-16.
 Tiap shift jumlah pasien variatif 15-30 pasien.
 Kita sudah  diberi  kewenangan  penuh  untuk  pelayanan di IGD dari Anamnesis, pemeriksaan  fisik, diagnosis, sampai  terapi sendiri tapi ada baiknya tetep komunikasi dengan dr mitra.
 Semuanya  dipertanggungjawabkan  secara  mandiri di MR jadi  harus  hati-hati  dan  siap  ditanya  oleh  konsulen  tentang diagnosis dan terapi kita.
 Untuk   membantu   mengingat   pasien, setiap shift wajib   nulis   Ax,Px,Dx   sama   Tx   pasien di “Buku   Catatan” yang dipertanggungjawabkan di MR.
 Setiap pasien harus di konsulkan ke dr Spesialis bila akan dirawat inap via WA.
 Bila pasien akan masuk ke ICU, perlu dikonsulkan juga ke dr Anestesi.
 Di IGD semua kompetensi bisa didapat kalau rajin kecuali 1 yaitu pemasangan ETT (hanya dari anestesi yang boleh)
 Kadang  kalau IGD sore rame, karena  cuma  dr  mitra  sendiri yang berjaga  kadang  dimintai  tolong yang jaga di ICU untuk maju ke  IGD.

.

ICU :

 bersebelahan dengan ICCU, penanggung jawabnya dr Anestesi ada 2 orang,
 kalau jaga siang dari kelompok IGD, kalau malam dari kelompok bangsal.
 Tiap jaga standby bila ada keluhan dari ICU/ ICCU dan SEMUA bangsal perawatan.
 Tugasnya menangani kegawatan di perawatan dan konsul ke DPJ P.
 Sering juga dari perawatan ada konsulan untuk Code Blue dan bila perlu masuk ICU/ ICCU harus konsul jg ke DPJ P/Anestesi.
 Di ICU semua kompetensi bisa kecuali ETT, biasa kita asisten bila dr anestesi mau pasang ETT atau CVC.

.

Bangsal :

 setiap pagi masuk (07.00-13.00) tergantung bagian, ada yg masuk subuh krn spesialis visit jam 7)
 untuk jaga dapat jaga  mlm di ICU/ ICCU (20-07) digilir  berurutan, jadi yang dapat jadwal jaga, paginya tetap  masuk, malam jaga baru besoknya setelah jaga malam libur.
 kalau  stase  bangsal  kita  dibagi  ke  beberapa  bangsal : Interna-Pulmo, Bedah-ortho, Obsgyn-Perina, Anak, Neuro,ICU, THT, Mata, kulit , jiwa .
 Biasa di rolling 1-2 minggu.
 Tugas  kalau  pagi datang  ke  bangsal  untuk visite sebelum  konsulen, dari dr  mitra ada yang jadi asisten dr spesialis, kadang visite  bareng  kadang  pasiennya dibagi, boleh  usul terapi  maupun  pemeriksaan  penunjang lain. Saat  konsulen dateng  nanti visite bareng.
 Ada beberapa stase yang kita ikut konsulen di poli yaitu neuro, mata, THT.
 Kalau pas stase  bedah, setelah  visite  kita  poli  sendiri, kalau  mau  merawat  inapkan  pasien  poli  atau  direncakan  operasi, konsul dl ke konsulen bedah; selesai poli boleh ikut ke OK kalau mau.

.

Puskesmas:

 puskesmas non perawatan tp ada IGD dan ponek 24 jam tp untuk iship tidak diminta untuk jaga.
 Jam kerja 07.45-13.30. Pagi apel baru pelayanan.
 Dibagi ke poli umum, lansia, KIA/ KB, Balita dan tindakan biasanya dirolling per 3 hari.
 Kalau di puskesmas  kita  didorong  untuk  lebih sering  kegiatan  lapangan, jadi akan sering  ikut  kegiatan  posyandu, prolanis, penyuluhan, baksos, UKS, dll di wilayah kerja PKM sampai ke luar wilayah bila diminta oleh kepala dinkes.
 Saat  poli  diberi  kebebasan  untuk  penanganan  pasien  secara  mandiri, kecuali  saat  akan  merujuk  harus  konsul  ke  dokter mitra terlebih dahulu.
 PKM ada lab (DR, kimia darah, HIV, BTA).
 Sering dapat undangan makan dari perawat maupun dokter. Perawat semua baik, friendly.
 Tugas di PKM mini project biasanya  konsultasi dl ke dokter  pembimbing dan  pemegang program (biar sekalian  kalau  misal ada program), lengkapi borang seperti biasa.

.

Pembimbing RS :

1.Baik, disiplin dan agak tricky, kita harus aktif kalau mau evaluasi borang.
2.Untuk perijinan bisa asalkan jelas, dibuatkan surat ijin dan mengganti jadwalnya(terutama stase IGD)

.

Pembimbing Puskesmas :

 baik banget dan santai
 tapi tetep harus tnggung jawab terutama perihal perijinan meskipun lebih longgar dari RS.

.

NB :

1.harus pintar jaga mood pembimbing dan konsulen RS, daripada gak enak dan berujung ‘gosip’ hehe
2.hari minggu hari raya tetap ada yang jaga igd, yg di bangsal tetap jaga icu, beberapa bagian tetap visit hari minggu/ raya
3.susah dapat  izin. jaga sm dinas  mesti sesuai jadwal yg sudah dibuat, tdk  bisa  improvisasi dinas dan  libur, jadinya yg dinas  igd dan bangsal abis jaga malam libur sehari tapi tdk berasa libur.
4.dr mitra sebagian besar baik namun ada beberapa yang kadang memanfaatkan iship, tapi masih menghargai sejawat hrus persiapkan hati, mental yg kuat dan fisik jg
5.kalau mau jalan2 kebanyakan ke pantai dekat dan bagus2, ke tinalapu atau pulo dua.
6.ada beberapa pasien dari daerah tertentu yang pembawaannya tidak santai. Jadi perlu bersabar karena tricky

.

Kesimpulan :

ini wahana yang “Recommended” dan sangat baik menurut kami bagi yang suka tantangan dan bermental kuat

.

Share ke Sejawat Lain