529 total views

Review wahana RSUD Prof. dr. M.A Hanafiah

JL. Bunto Kandung No.1, Baringin, Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat 27211

Internsip mei 2021 ( sedang berjalan)

.

Wahana

1.RSUD Prof. dr. M.A Hanafiah
2.Puskesmas Kecamatan Pariangan

.

Profil Kesehatan

1.Penyakit terbanyak: Dyspepsia, CAP, DM tipe 2, HT, CAD, DHF, Tifoid
2.Penyakit endemik: Tidak ada
3.Riwayat bencana / KLB: Tidak ada

.

Kegiatan

1. RS

 Durasi  : 8 bulan
 Jam kerja : 12 jam untuk rotasi IGD, 7 jam untuk rotasi bangsal
 4 bulan bertugas sebagai dokter IGD, untuk pengaturan jadwal diberikan kebebasan kepada internsip bahkan bisa libur 1-2 minggu.
 Dokter jaga IGD merangkap dokter jaga ruangan untuk sore dan malam hari apabila ada pasien yang perlu dipantau/dilaporkan
 4 bulan berikutnya bertugas sebagai dokter ruangan. Tugas Poli hanya apabila dimintakan dokter spesialis yang berhalangan.
 Dokter ruangan bertugas untuk memfollow up pasien tiap pagi sebelum dokter spesialis visite. Tugas dokter ruangan sudah seperti Residen. Pada beberapa bangsal bahkan harus datang pukul 6 pagi agar dapat memfollow up semua pasien
 Suasana kerja cukup kondusif
 Rerata pasien IGD sekitar 70 pasien/hari
 Dokter umum RSUD hanya bertugas di IGD, ICU dan Rawatan Kelas III. Tugas sama dengan dokter intersip.

.

2. PKM

 Durasi 4 bulan
 Jam kerja : Senin-Kamis 7.30 ‛ 14.00, Jumat hingga 11.30, Sabtu hingga13.00
 Dokter Internsip diharuskan masuk tiap hari kerja dan bertugas di semua Poli dan IGD secara rotasi, tidak ada jadwal jaga sore dan malam sehingga rotasi PKM bisa dimaksimalkan untuk kegiatan non internsip
 Suasana kerja: kondusif dan santai, karyawan juga sangat ramah
 Rata-rata jumlah pasien per hari : ± 50 pasien, namun di hari senin bisa mencapai 100 orang
 Karena cuma tersedia 1 dokter umum (pendamping sekaligus Kepala PKM) sehingga semua tugas pelayanan di ruangan dan lapangan diberikan kepada dokter internsip

.

Fasilitas Kesehatan

1. RS

 Dokter  pendamping : 2 orang dokter umum (Kepala Instalasi IGD dan istrinya)
 Poli :
a)Poli Umum (buka setiap hari kerja) Poli Gigi (buka setiap hari kerja)
b)Poli Interne/IPD (buka setiap hari kerja) Poli Bedah (buka setiap hari kerja)
c)Poli Anak (buka setiap hari kerja)
d)Poli Kebidanan (buka setiap hari kerja) Poli Paru (buka setiap hari kerja)
e)Poli Saraf (buka 1 hari kerja)
f)Poli Mata (buka 5 hari kerja)
g)Poli THT (buka 1 hari kerja/dokter referral)
h)Poli Psikiatri (buka 1 hari kerja/dokter referral) Poli Jantung (buka 2 hari kerja/dokter referral)
 Spesialis :
 SpPD (3 orang; 2 perempuan ‛ 1 laki-laki, dokternya baik)
 SpB (3 orang; 2 laki-laki ‛ 1 perempuan, dokternya ada yang santai, ada yang tegas)
 SpA (3 orang; 2 perempuan ‛ 1 laki-laki, dokternya ada yang baik, ada yang moody, dokter laki-laki merupakan staf RSAB Harapan Kita sebelumnya)
 SpOG (4 orang; 4 laki-laki, 1 orang merupakan Ketua IDI Kabupaten, 2 orang pemilik RSIA yang saling bersaing, 1 orang sedang menjalani WKDS)
 SpP (1 orang; perempuan, dokternya ramah dan gemar diskusi)
 SpS (2 orang; perempuan, dokternya ramah dan mau diskusi)
 SpM (1 orang; perempuan, dokternya baik, tidak sering terpapar dengan dokter internsip)
 SpRad (1 orang; laki-laki, dokternya baik)
 SpAn (1 orang; perempuan, dokternya ramah dan santai, khas Residen Anestesi UI)
 Dari UI = SpAn & SpRad (keduanya sedang menjalani WKDS)
 VK: Ada, lebih tepatnya tersedia PONEK yang diisi oleh Residen Obgyn UNAND
 OK: Ada, dapat ikut OK apabila minta ke SpB namun sulit karena tugas harian internsip sebagai dokter ruangan dan terdapat Koas Bedah UNAND
 Ketersediaan   obat  Bisa dikatakan lengkap, terkadang di RS tersedia Meropenem, namun terkadang antibiotik lain sering habis namun tidak butuh lama untuk restock
 Ambulans Tersedia, jumlahnya banyak
 Tenaga kesehatan: Untuk RSUD Tipe C, dokter spesialis yang tersedia cukup lengkap untuk kelompok spesialis utama. Saat ini RSUD membutuhkan SpTHT, SpKK, SpKFR dan SpKJ dan Direktur dengan senang hati menyekolahkan untuk yang mau mengampil Residensi di bidang tersebut. Untuk tenaga paramedis dirasa cukup.
 Fasilitas rujukan : RSUD merupakan RS satu-satunya di Kab. Tanah Datar, apabila memerlukan rujukan, pasien dapat dirujuk ke RSUD Ahmad Muchtar Bukittinggi, RS Stroke Nasional Bukittinggi dan RSUP M. Djamil Padang
 Info tambahan  :
a)RSUD memiliki fasilitas ICU, terdapat ventilator namun belum pernah dioperasikan
b)RSUD tidak memiliki fasilitas CT-Scan hanya tersedia rontgen dan USG. RSUD memiliki fasilitas Hemodialisis

2. PKM

 Dokter  pendamping : Merupakan Kepala Puskesmas sekaligus Wakil Ketua IDI Kabupaten, dokternya saat baik namun tegas, tidak sulit untuk memberikan izin dan memberikan kepercayaan penuh kepada kita sebagai dokter
 Poli : Tersedia Balai Pengobatan, Poli Anak, Poli Ibu dan KB
 VK : Tersedia
 OK : Tidak tersedia, namun tersedia ruang tindakan yang bersatu dengan ruang IGD
 Ketersediaan   obat : Ketersediaan obat untuk di fasilitas layanan primer cukup, namun beberapa obat sering habis dan sangat bergantung dari penyediaan oleh DINKES Kabupaten
 Ambulans :Tersedia, bahkan beberapa kali kita bisa merangkap sebagai sopir apabila petugas sedang tidak di tempat
 Tenaga kesehatan : Cukup, jumlah staf termasuk bidan desa mencapai 30an orang, namun hanya tersedia 1 dokter yaitu pendamping/Kepala PKM sehingga pelayanan harian benar-benar dihandalkan kepada dokter internsip
 Fasilitas rujukan : RSUD Tanah Datar, jarak tempuh ± 20 menit

.

Finansial

1.Insentif di luar BHD  : Tidak ada
2.Jumlah : –
3.Periode pembayaran : –
4.Peluang pendapatan tambahan lain: Insentif saat penugasan di lapangan

.

Fasilitas Penunjang

1.Rumah dinas : Tidak ada
2.Alternatif selain rumah dinas : Kontrakan/kos yang ada di sekitar RS
3.Kendaraan   dinas : Tidak ada
4.Fasilitas lain yang diberikan  : Tidak ada

.

Akses

1.Dari Jakarta ke kota/kab. wahana: Penerbangan menuju Padang dilanjutkan dengan jalur darat ± 3 jam perjalanan
2.Dari wahana ke bandara terdekat: Jalur darat ± 3 jam perjalanan
3.Dari tempat tinggal ke RS: Jalan kaki
4.Dari tempat tinggal ke PKM: Kendaraan pribadi/kendaraan umum dengan jarak tempuh ± 20-30 menit

.

Keseharian

1.Biaya hidup per bulan: ± Rp 2.500.000,00
2.Provider sinyal adekuat: Secara umum semua provider sinyal baik
3.Listrik: Cukup
4.Air  : Cukup
5.Keamanan  : Keamanan di lingkungan RS cukup baik
6.Tempat ibadah: Tersedia banyak Masjid/Musola, tersedia gereja
7.Makanan: Makanan khas Minang
8.Hiburan: Area wisata terdekat Istana Pagaruyung, dan wisata lainnya tersebar di kota-kota sekitarnya. Terdapat desa yang dikatakan sebagai desa terindah di dunia (menurut versi salah satu majalah wisata US).

.

Cuti

1.Kesempatan cuti selama internsip : Untuk RS dapat izin sesuai aturan yaitu 4 hari saja, lebih dari itu mengganti kekurangannya Untuk PKM dapat izin jangka pendek untuk keperluan mendesak, izin hingga 2 minggu untuk menikah
2.Kesempatan cuti melebihi peraturan : Bisa, apabila dikomunikasikan dengan baik dengan pendamping dan izin yang sesuai
3.Prosedur izin : Untuk RS izin 4 hari dapat dilakukan secara lisan kepada pendamping namun terkadang dimintakan untuk mengajukan izin tertulis ke Kabid Pelayanan

.

Info lain

Wahana ini biasanya menjadi wahana mayoritas dari lulusan Universitas Andalas dan Baiturrahmah. Cukup jarang lulusan Universitas dari Jawa yang bertugas di sini

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!