1,234 total views

RSUD Sultan Imanuddin / Puskesmas Arut Selatan,

PANGKALAN BUN KAB. KOTAWARINGIN BARAT, KALIMANTAN TENGAH

Stase dibagi dengan lama 8 bulan RS (IGD 4 bulan dan bangsal 4 bulan), 4 bulan PKM

.

STASE RS

1.RSUD Sultan Imanuddin merupakan RS Tipe B, rujukan dari 3 kabupaten di sekitarnya (Termasuk Rujukan COVID)
2.Dokter Spesialis: Sp.PD (3 org), Sp.B (3 org), Sp.S (2 org), Sp.An (2 org), Sp.OG (4 org), Sp.A (3 org), Sp.M (1 org), Sp.THT (2 org), Sp.KK (2 org), Sp.KJ (1 org), Sp.P (2 org), Sp.Rad (1 org), Sp.PK (3 org)  Kalau mau belajar / ikut kegiatan bisa bisa aja asal minta izin terlebih dahulu
3.Pendamping: Ada 2, suami istri.
4.Lingkungan kerja: konsulen sebagian besar baik, beberapa juga mengajarkan. GP sangat baik, friendly, masih muda-muda. Perawat dan bidan baik-baik juga.
5.Kasus: Sangat variatif karna RS rujukan, dari berbagai stase, dari yang langka hingga yang umum. Kasus untuk tindakan banyak.
6.Tugas: IGD 2 kasus, Bangsal 3 kasus. Semua kasus wajib dipresentasikan (aturan PIDI minimal 1 saja dari total 5 kasus)
7.Jadwal Jaga: Dibuat oleh pendamping, dilarang keras tukar jaga, izin cuti/sakit sesuai mekanisme PIDI dan konsekuensi harus diganti (prolong), biar jadwal libur tapi mau keluar kota tetap dihitung harus izin sesuai mekanisme PIDI.
8.Penginapan: dapat Rusunawa di belakang RS. Isinya 2 kamar + ruang tamu + dapur.

.

STASE RS – IGD

 Jadwal jaga: Setiap hari ada yg masuk, dibagi 3 shift:
1.Pagi (07.00-13.30),
2.sore (13.30-21.00),
3.Malam (21.00-07.00).
 Urutan jadwal jaga: P-P-P-S-M-L.
 Kamar jaga:
1.Gabung dengan GP, bisa untuk sholat, makan.
2.Kamar jaga ber AC, Kasur 2. Kamar mandi dalam. Ada ruang tamunya.
3.Biasanya isip tidur di kursi ruang tamu karna kasur kamar dipake GP.
4.Kadang bisa gabung di kamar perawat.
 MEKANISME KERJA :
a)Periksa pasien dari masuk (triase oleh perawat, kita juga bisa), setelah itu lapor ke GP. Nanti GP periksa lagi pasiennya.
b)GP yg beri terapi awal dan konsul ke pasien.
c)Hanya ada 1 atau 2 GP saja yg mau memberi kita wewenang utk diagnosis dan terapi pasien. Sisanya, kita hanya sebatas periksa pasien lalu lapor ke GP.
 Kuantitas pasien:
a)per shift rata-rata sekitar 20 an pasien.
b)Saat era covid berkurang hanya sekitar 10 an.
 Kapasitas IGD:
a)ruang triase awal (6 bed),
b)ruang kebidanan (2 bed),
c)ruang resusitasi,
d)ruang tindakan,
e)ruang triase merah,
f)ruang oksigenasi,
g)ruang triase hijau .
h)Ruangan COVID (2 bed)
 Ruangan penerimaan COVID dipegang oleh GP, isip tidak megang pasien COVID.
 APD utk isip diberikan masker bedah + N95, kacamata dan face shield.

.

STASE RS – BANGSAL/POLI

 Jadwal dinas :
a)Setiap hari jam 07.00 – 13.30 (menyesuaikan karna ada konsulen datang set 7 pagi).
b)Kita dibagi di tiap bangsal. Putarannya setiap bulan.
 Jadwal jaga :
a)seminggu jaga 2x yaitu shift sore dan malam. Jadi kadang kalo habis dinas lanjut jaga sore/malam.
b)Tanggal merah kita tetap jaga sesuai jadwal.
c)Kita stay nya di IGD tapi tidak pegang pasien IGD.
d)kalo ada konsulan di bangsal kita yg datang.
 Jumlah bangsal : Bangsal sindur dan akasia (Penyakit dalam, Kulit, Saraf, Paru), bangsal lanan dan perina (Anak), bangsal VK (obgyn), bangsal meranti (bedah, tht, mata)
 Tugas di bangsal saat dinas :
a)datang pagi follow up pasien.
b)Bisa tulis soap di status (tanya ke spesialisnya dulu),
c)menunggu visite konsulen.
d)Diharapkan selalu stay di ruangan bangsal. Kalau mau keluar atau kemana harus minta izin dulu.
 di POLI : ikut poli bareng spesialis. Kadang disuruh bantu tulis resep. Kadang hanya melihat saja (duduk manis).

.

STASE PKM

 Pendamping: Sangat sangat baik. Super baik pokoknya.
 Dokter GP nya ada 4 termasuk kapus dan pendamping.
 Jarak sekitar 3 KM dari RS.
 Masuk senin-sabtu. Jam kerja: 07.15-12.30, Diawali apel pagi, lanjut kerja/pelayanan.
 Pekerjaan : Di poli umum, poli lansia, poli MTBS, KIA, ruang tindakan. Kita disini diberi kewenangan dan tanggung jawab utk periksa pasien secara mandiri.
 Lingkungan pekerjaan: GP, perawat, bidan, staf lain sangat baik
 Jumlah pasien: biasanya Poli 100/hari, ERA COVID: 40/hari.
 Penyakit: Penyakit puskesmas pada umumnya
 Tindakan: jahit luka, tidak ada partus.
 Tugas: minipro, borang
 puskemas tidak rawat inap. Ada pustu di seberang. Jadi kalo posyandu/ kegiatan PTM kita ke seberang naik perahu gethek melewati sungai. Perjalanan sekitar 10 menit dari puskesmas.

.

TAMBAHAN :

1.pemasukan : BHD (3.622.500 ) + insentif RS (1 juta) + uang jaga 25 ribu/shift (siang, malam dan pagi tgl merah. Hari biasa tidak dapat). Dijanji insentif dari Dinkes tapi belum cair sampai sekarang.
2.Biaya hidup: murah – mahal
3.Hiburan : mall cuma ada hypermart. Bioskop tidak ada. Disini ada alfamart banyak. Cafe jg banyak. Pantai jauh dari kota sekitar 40 menit.

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!