1,020 total views

Review Wahana

Periode: Batch IV November 2019-2020

RSUP HL Manambai Abdulkadir, Sumbawa Besar, NTB

Pkm Moyo Hilir, Sumbawa Besar, NTB

.

RS HL Manambai Abdulkadir (8 bulan: 4 bulan IGD dan 4 bulan Ruangan)

Jadwal jaga di bagi dlm 3 shift

1.Pagi: 08.00-14.00
2.Siang: 14.00- 20.00
3.Malam: 20.00- 08.00

.

IGD:

 Jaganya pagi 1, siang 1, malam 2 orang,
 jadwal kita sendiri yang atur yang oenting sesuai jam kerja
 Periksa pasien baru, tangani kegawatdaruratan, tangkap bayi dan resusitasi awal jika ada partus di IGD (semua tetap didampingi dan diajarkan oleh dokter definitif apabila mengalami kesulitan).
 Pembagian tugas dengan dokter umum biasanya langsung saat pasien datang jadi tangani pasien dari awal sampai akhir sejak pasien datang. Namun, untuk tata laksana tetap minta persetujuan dokter definitif.
 Di IGD terdapat Sp. Em yang sering memberikan diskusi apabila ada kasus yang menarik, dan sangat welcome apabila kita ingin bertanya
 Dokter umum di IGD baik, ramah, muda, dan bisa di ajak nongkrong, bisa di ajak berdiskusi jika kita bingung saat menangani pasien
 1 bulan pertama kita biasanya masih di suruh pegang pasien triase hijau, 1 bulan kedua triase hijau kuning, setelah 2 bulan semua pasien. Tapi tergantung dari kita sendiri, jika memang merasa ingin memegang pasien triase kuning di bulan pertama ya boleh2 saja dan jika ada kesusahan bisa bertanya ke dokter jaga.
 Semua tindakan bebas dilakukan dengan supervisi dokter jaga.
 Di IGD ada USG juga yang bisa kita pakai, mendapat pelatihan USG paru, jantung, abdomen oleh Sp. EM dan langsung mengaplikasikan ke pasien, bisa juga belajar USG obstetri.
 Perawat ramah dan bisa di ajak kerja sama, sering makan – makan bareng, ngerujak bareng, bisa di ajak nongkrong dan mabar juga. Jika mau belajar infus, hecting, pasang kateter, pasang NGT, dll bebas. Jika tidak juga gapapa.

.

Ruangan:

 Jadwal jaga juga kita sendiri yang atur, sesuai jam kerja
 Jaga ruangan biasanya pagi dua orang siang sendiri dan malam sendiri
 Periksa dan assesment awal pasien baru di ruangan (dari poli atau IGD) dan konsul
 Resusitasi neonatus (partus spontan atau SC) (tetap didampingi oleh dokter definitif bila mengalami kendala)
 Tata laksana kegawatdaruratan pasien (code blue)
 Visite pasien ruangan (jika DPJP berhalangan): biasanya sih yang di visite hampir setiap hari hanya pasien neuro, karena dokternya hanya praktek hari jumat dan sabtu saja.
 Dikerjakan oleh internship dan dokter umum berbagi tugas
 -Kegawatdaruratan termasuk code blue harus dilaporkan ke dokter umum dulu.
 Semua tindakan boleh melakukan atas supervisi dokter jaga seperti punksi ascites, punksi pleura, intubasi, dll
 Spesialis lumayan lengkap tapi WKDS sering berganti (SpPD, SpB, SpA, SpOG, SpEM, SpTHT, SpS, SpP, SpJP, SpM, SpKFR, SpPA, SpKJ, SpRad, SpPK)
 Untuk ilmu di ruangan tergantung masing – masing pribadi, para spesialis dan dokter jaga sangat welcome buat berdiskusi, jd kalau ingin bertanya silahkan bertanya, klo kalian cuek ya kalian rugi sendiri tidak dapat ilmu.

.

(Menurut pengalaman iship periode batch III November 2018-2019 karena periode kami belum memulai siklus PKM)

Puskesmas Moyo Hilir (4 bulan)

 Internship dibagi 3 orang UKP, 3 orang UKM.
 Dokter definitif pegang IGD, VK, dan ruang perawatan.
 UKP mengisi Poli umum, Poli MTBS, dan Poli KIA
 UKM mengikuti jadwal ukm harian (posyandu lansia, UKK, dll.)
 Tidak ada jaga malam
 Jam kerja
a)Senin – Kamis: 07.30 – 13.30,
b)Jumat 07.30 – 12.00,
c)Sabtu 07.30 – 13.00
 Waktu tempuh pusat kota – RS: sekitar 10-20 menit motor/mobil
 Waktu tempuh pusat kota – PKM: sekitar 15-25 menit motor/mobil
 Waktu tempuh RS-PKM: sekitar 10 menit motor/mobil

.

Tambahan

a)BHD: Mengikuti Jawa, Bali, dan NTB
b)Insentif RS: 1 juta per bulan (belum potong pajak)
c)Rencana Rs memberi jaspel: 500rb per bulan (belum potong pajak)

.

Kelebihan:

1.Tempat wisata ada (dekat pulau Moyo, ada air terjun, banyak pantai, tapi pantai yg bagus lumayan jauh)
2.Orangnya ramah
3.Jadwal relatif fleksibel (boleh tukar jaga)
4.Jalanan sepanjang kota sudah aspal
5.Kota relatif aman
6.Bebas melakukan tindakan, ambil case, bikin penelitian, ikut baksos, kadang ada seminar gratis
7.Airport tengah kota
8.Bisa ikut asistensi OK (atas kemauan sendiri jika mungkin berminat menjadi spesialis bedah, atau obsgyn) , atau ikut visite pasien
9.Perawat menyenangkan
10.Spesialis tidak otoriter
11.Fasilitas RS sudah ada CT Scan yang canggih bgt
12.Ruang HD dan Cath lab sudah ada tapi belum fungsional
13.Pendamping pro iship
14.IGD ada USG dan Echocardiogram

.

Kekurangan:

1.Transfer of knowledge sangat bergantung pada iship sendiri, jika anda banyak bertanya ilmu akan semakin banyak
2.Insentif puskesmas hanya kebagian yg rotasi pertama. Selebihnya tidak dapat karena masalah anggaran.(kita belum tahu periode kita gmn)
3.Rumah dinas tidak ada, sewa kos sendiri (600 ribu – 1 juta/bulan). Ada kos langganan di pusat kota, dekat masjid, dekat gereja, tapi dari rs kira2 10-15 mnt. Makanan dekat kos cukup banyak.
4.Transportasi tidak ada. RS terletak 20 menit dari pusat kota. Rata-rata beli kendaraan motor di sini atau bawa transportasi sendiri. Ojek pagi siang hari ada, malam agak susah (biasanya janjian), taxi lewat pemesanan, angkot tidak ada.
5.Lampu jalanan minim, terutama ke RS (jalanan agak sepi dan mendaki) hati-hati banyak sapi dan anjing nongkrong di tengah jalan

.

Pertimbangan lain:

1.Cuaca panas terik siang hari, malam kadang dingin.
2.Keilmuan beberapa spesialis atau dokter umum yang sudah lama kadang beda dari panduan.
3.Air relatif bersih untuk mandi
4.Hiburan ada karaoke dan beberapa cafe yang lumayan enak lah buat nongkrong
5.Makanan kearifan lokal kebanyakan pedas.
6.Listrik relatif ada terus, walaupun kadang padam tapi jarang sih. Selama disini baru 2x padam.
7.harga makanan beragam dari mulai 5rb hingga 35 rb sekali makan. Rata – rata 15 – 25rb
8.Biaya hidup tergantung gaya hidup masing-masing. Bisa cukup dengan BHD dan insentif jika sangat sangat hemat, tidak untuk menabung.
9.Jaga klinik lain (tidak ada)
10.Visite pasien dibagi antara dokter definitif dan internship (VVIP, VIP, Kelas 1, kelas 2, kelas 3, NICU, ICU, VK),
11.Jarak tempuh dari Lombok: kurang lebih 6 jam via laut/kapal (2 jam darat, 2 jam laut, 2 jam darat) atau naik pesawat dari Lombok (Wings Air pagi atau sore/Garuda Indonesia kalau pagi) 35 menit.
12.Mall tidak ada, ada indomaret dan alfamart, pertokoan ada
13.Jaringan: XL atau Telkomsel (XL biasanya di kota saja)

.

Kesimpulan:

1.Kembali ke tujuan masing-masing dokter internship.
2.Wahana ini direkomendasikan untuk liburan-cuti, traveling sekitar wahana, atau mencari tindakan-tindakan medis sendiri.
3.Wahana kurang direkomendasikan bagi yang mencari tambahan pemasukan.
4.Untuk ilmu banyak didapat jika aktif bertanya dan berdiskusi

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!