1,346 total views

Wahana: Wonogiri, Jawa Tengah
RS: RS Amal Sehat Wonogiri
PKM: PKM Purwantoro 1
Periode : September 2018-September 2019 (Apakah akan dilanjutkan belum tahu karena KaDinkes agak tidak berkenan dengan peraturan baru kegiatan insternship)

Review umum :

  • Kouta 15
  • Regulasi terbagi 3 kelompok kecil yaitu IGD, Ranap dan Puskesmas
  • Jarak RS-Wonogiri 1 jam, RS-Solo 2 jam, RS-Ponorogo 1 jam, saran bawa kendaraan sendiri agar fleksibel.
  • PKM Purwantoro sekitar 10-15 menit dari RS.
  • Tugas yg harus dilengkapi selama di RS:
    1. Borang, Presentasi kasus besar per orang sesuai DPJP yang dipilih,
    2. Presentasi kasus kecil tiap minggu kasus bebas dan menarik.
  • Tugas PKM borang dan 1 mini projek per orang
  • Bagi yg mau ikut seminar dan pelatihan seperti ATLS/ACLS atau hiperkes disarankan saat rotasi PKM lebih mudah izinnya, untuk RS mungkin bisa tapi harus atur jadwal ulang agar bisa dapat libur.
  • Untuk perizinan maupun pulang harus selalu mengabari pembimbing.

Fasilitas :

  1. Rumah dinas : – (ngekos gengs)
  2. Kendaraan dinas : – (bawa sendiri gengs)
  3. Intensif : RS 1.25-1.5 juta tiap awal bulan(tergantung kebijakan), PKM : –
  4. Uang makan : – (tapi di RS bebas mampir kantin ceria atau pesen by phone saat jaga IGD atau Ranap untuk pesan makanan, enak enak lho), di PKM jangan takut kelaparan tiap hari ibu-ibunya rutin bawa jajan dari buah sampai jajanan pasar
  5. Lingkungan RS dan PKM sangat bersahabat dgn kita, ramah, dan menghormati profesi kita. Begitu juga dgn masyarakat sekitarnya.
  6. Biaya makan disini berkisar 10-30rb bisa lebih tergantung masing2, ya kalo mau lebih irit bisa masak sendiri.

Hiburan :

  1. Wisata alam banyak gengs, Pantai Pacitan naik motor 1,5 jam, puncak puncak pegunungan 30 menitan, jajanan dan makanan rata rata khas wonogiri
  2. buat cafe sekarang udah banyak cafe enak enak dekat rs,
  3. kalau Mall paling dekat PCC Ponorogo kalau sekedar nonton bisa tapi kalo belanja kurang,
  4. Solo atau Madiun 2 jam dan pilihan Mall banyak, yang seru semua lokasi di Wonogiri naik turun bukit dan gunung

1. STASE PUSKESMAS

  • Jam kerja: 07.30-14.00, (Sebenarnya biasanya sampai jam 12.00) Uniknya Bangunan Rajal dan Ranap terpisah (semua PKM di Wonogiri seperti ini)
  • Jaga Poli Umum dan IKB bebas atur sendiri, kadang diajak ke gedung Ranap untuk Visit atau diminta tolong menggantikan Visit, karena sisanya kita akan sering kegiatan diluar PKM, karena dokternya sendiri meminta untuk kita fokus di UKM
  • Pembimbing: dr. W (baik, untuk perizinan diperbolehkan asal tidak keterlaluan dan ada alasan yang memang beliau perbolehkan)
  • Proses perizinan: selow asal bukan izin lama kadang tidak harus ganti jadwal.
  • Tanggung jawab selaku internsip: 99% (Dokternya enak enak kok)
  • Skill: lbh baik bisa bahasa jawa, dokter internsip setara dokter umun dan bisa melakukan tindakan sesuai kompetensi (tapi semua orang di PKM baik, translator banyak)
  • Tambahan penghasilan: nah ini yang bikin problem karena Ka Dinkesnya nggak menyetujui memberikan insenda, hiks
  • Dokumen yg dilengkapi peserta: borang pkm + tugas mini project 1 org 1 judul beda variabel doang kok bisa kerjain bareng, tapi tergantung dokpem lagi mgkin periode selanjutnya sama atau dirubah.
  • Kelebihan: kerja sampe jam 11.00 jika kerjaan cepat selesai, kegiatan kemasyarakat sangat sangat aktif, nggak ada jadwal jaga igd sekalipun ada rawat inap.
  • Kekurangan: tidak ada insenda dan rumah dinas, tidak ada hiburan krna 45 menit perjalanan dari kota ponorogo
  • Keterangan lain: ada apel jam 07.15 setiap senin dan kamis, senam jam 07.15 hari jumat, iship mengisi prolanis materi bebas.

2. STASE IGD

  • Satu kelompok 3-3-4 orang(karena total kami cuma 10 orang)
  • Jam kerja: dibagi 3 shift(khusus yang 1 kelompok isi 3 cuma jadwal pagi siang)
    1. Pagi 07.00-14.00 (1 orang internsip)
    2. Siang 14.00-21.00 (1 orang internsip)
    3. Malam 21.00-07.00 (1 orang internsip)
  • Jadwal: jadwal bebas atur sendiri cukup mengabari dokter pembimbing rotasi kita,
  • bebas atur jadwal libur dan masuk.
  • Proses perizinan: intinya tidak boleh ada shift tanpa Isip, jika ada kepentingan bertukar shift dgn teman sekelompok. bila ada kejadian yang luar biasa (keluarga sakit/meninggal/menikah) diizinkan maksimal 3 hari, selebihnya disuruh mengganti.
  • Tanggung jawab selama di IGD:
    1. Periksa pasien, mengusulkan apakah rawat jalan/rawat inap ke DU Definitif,
    2. menulis status IGD secara lengkap, mengusulkan diagnosis dan terapi ke DU Definitif,
    3. meminta verifikasi status IGD ke DU Definitif, membantu menulis resep.
  • Namun kalau sudah dicap mampu biasanya dibebaskan ambil keputusan sendiri.
  • Untuk konsul sementara tanggung jawab DU karena ada bbrpa konsulen yg maunya DU aja yg konsul, tpi boleh kok sambil belajar konsul minta izin sama DUnya.
  • Skill: lbh baik bila bisa bahasa jawa, jaga igd skill lbh terlatih utk bekal ACLS, ATLS
  • Tambahan penghasilan; insentif 1,25-1,5 jt/ bln, jasmed tidak ada
  • Kelebihan: IGD nyaman, adem, sering makan gratis, masih dibawah pengawasan dokter umum,
  • kasus beragam, perawat baik & membantu, Dpat kamar jaga sama DUnya, Jadwal atur sendiri.
  • Kekurangan:
    1. pasien lumayan banyak 10-20an per shift kalo beruntung bisa 30 pasien dan lumayan banyak kasus emergency( jangan terpikirkan karena daerah jauh dari kota dan swasta jadi sepi,
    2. lokasi RS strategis karena dilingkungannya hanya satu RS dan jadi rujukan untuk banyak kecamatan bahkan juga kabupaten tetangga)
  • Keterangan lain: presentasi kasus kecil dari kasus yang menarik bersama dengan yang jaga bangsal, kasus bebas yang penting menarik.
  • DUnya baik dan percaya sama kita jd enak diajak diskusi dan konsul jika ada yg kurang dimengerti. Trs juga gaul, suka ngajak nongkrong.

3. STASE BANGSAL

  • Jam kerja:
    1. siang 14.00-22.00
    2. malam 22.00-06.00 (tidak ada shift pagi karena yang pagi full dipegang DU Bangsal)
  • Tugas:
    1. kita hanya memeriksa dan mengisi assesment awal dari pasien baru dibangsal, jadi saat kita jaga kita muter muter semua bangsal untuk mengecek kondisi pasien baru dan assesment awal pasien
    2. kita juga sebagai orang pertama yang akan dikonsultasi oleh perawat bangsal saat ada pasien gawat atau ada keluhan (kalau lagi aman paling konsul pasien sulit tidur atau mual, disini kita boleh terapi sendiri. tapi kalau lagi jelek dapet pasien kegawatab diruangan harus konsul DU IGD untuk konsultasi)
  • total bangsal ada 7, bangsal ICU, Usman (bedah dan saraf), Umar (VIP dan kelas 1), Ali (bangsal kelas 3 penyakit dalam, kadang saraf dan bedah jika Usman penuh), Aisyah (Kelas 1 anak-anak dan perempuan), Khodijah (Obsgyn dan kelas 3 anak-anak), Abu (kelas 1). Nama-nama bangsal diambil dari nama para Sahabat Nabi
  • Dokter ranap : DU ranap baik-baik dan bisa diajak konsultasi cuma jarang ketemu karena mereka jaga pagi
  • Proses perizinan: kurang lebih seperti di IGD.
  • Tanggung jawab selama di bangsal: assesment pasien baru, firstgate konsul pasien bangsal saat ada keluhan, ikut visite dokter spesialis
  • Skill: bisa minta tindakan, tetapi untuk menambahkan terapi tertentu harus diacc oleh DPJP. Bisa banyak belajar kok di sini.
  • Tambahan penghasilan: intensif 1,25-1,5 jt/bln, jasmed tidak ada
  • Kelebihan: kasus beragam dan lumayan banyak, DPJPnya sering beri bimbingan dan baik banget sama internsip.
  • Kekurangan: tempat tidur kita di ICU tapi kasurnya kasur lipat tipisssss, sedih
  • Keterangan Lain: Tugas yg harus dilengkapi selama di RS:
  • Borang, presentasi mingguan kasus kecil, presentasi kasus besar dibagi perDPJP jadi cukup 1 kasus besar per iship

Kesimpulan :

  1. Rekomendasi banget buat yang pengen cari ilmu, tambahan dana, dan yang selow (serius lho kalo pengen selow juga bisa banget atur atur aja hehhe)
  2. untuk nanti wahan tersedia lagi atau nggak kita nggak bisa pastikan

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!