634 total views

RSUD Dabo / Puskesmas Dabo Lama
Kabupaten Lingga – Kepulauan Riau

  • Jumlah internship: 5 org
  • Rumah dinas listrik+air bayar sendiri (ke dpn nya blm tentu dpt jg)
  • Motor dinas maintenance dan bensin biaya sendiri (ke depannya blm tentu dpt jg)
  • Insentif provinsi thn lalu 990rb, thn ini turun jd 500rb
  • Insentif daerah thn lalu 1,5jt dirapel, thn ini blm dpt, kabarnya dipotong jg atau bhkn ga dpt
  • Bandara Susi Air dan rencana mau masuk Wings
  • Pelabuhan ferry 4 jam ke Batam dan 3,5 jam ke Tanjungpinang
  • Pantai
  • Air terjun mini
  • Pemandian air panas
  • Awal mulai isip, kami diminta utk dibagi 2 Puskesmas dan 3 RS krna kekurangan dokter di RS dan Puskesmas, namun krna hrs sesuai Surat Tugas dari Kemenkes, tetap seperti semula, 8 bln di RS dan 4 bln di Puskesmas.
  • Saat kami bertugas di Puskesmas, kami diminta tolong utk tetap bantu jaga di RS, akhirnya ada SK dari dinas bahwa kami bantu jaga sore di RS setelah pulang Puskesmas.
  • Pada bln Januari 2018 kami pernah diminta tolong 2 orang utk tugas 1 bulan di Pulau Senayang dan Tajur Biru (Pulau yg lbh terpencil lagi) dgn embel2 kami sudah mendapat insentif daerah diharapkan dpt membantu Lingga yg sdg kekurangan dokter ptt, namun kami menolak krna tidak sesuai tugas internsip, itulah awal mula ketidakjelasan insentif kami sampai saat ini.
  • Pihak Dinas kurang mengapresiasi pekerjaan dokter, tidak hanya internsip yg berkeluh kesah, tetapi dokter ptt, wkds, dan spesialis jg masing2 punya keluhan.
  • Pemeriksaan penunjang sangat terbatas, hanya ada Hb, Leukosit, 3 serangkai (GDS, Kolesterol, as.urat), Widal, Malaria, BTA, UL. Hati2 utk informed consent pemeriksaan kimia klinik ataupun pemeriksaan lainnya krna hanya tersedia di luar RS dan pasien bayar sendiri.
  • Obat2an terbatas, harus sering bertanya ke apotek RS apa saja obat yg ada dan tidak ada di RS
  • Ada Jaminan Kesehatan Lingga Terpadu (JKLT) yg sedikit berbeda dgn BPJS/KIS

8 bulan di RSUD Dabo

  • Tidak dibedakan antara stase IGD dan stase bangsal
  • Jaga sendiri
  • Ada 3 dokter umum PNS di RSUD Dabo (salah satunya dokter pendamping)
  • Ada 1 dokter SpA, 1 dokter SpOG, dan 1 dokter SpPD
  • Ada WKDS SpPD, SpB, dan SpAn
  • Jadwal pagi dibagi poli, IGD, dan visite
  • Jadwal sore & malam: hanya 1 dokter jaga utk seluruh ruangan dan IGD RSUD Dabo
  • Semua pasien rawat inap wajib konsul ke spesialis, bila tidak ada indikasi rawat inap, namun pasien tinggal jauh atau pun beda pulau, diperbolehkan utk rawat inap atas indikasi sosial
  • Tingkat komplain pasien tinggi beserta campur tangan media
  • Tanggung jawab besar karena dilepas sama seperti dokter umum lainnya
  • Jam kerja lebih dari yg ditentukan
  • Tidak jelas masalah jaspel, sampai sekarang iship masih tidak dpt uang jaspel
  • Ada isu direktur RS tidak mau menerima isip lagi, dikarenakan kami menolak jaga di RS 2 kali di tanggal merah saat yg shrs nya jdwl jaga beliau (RS kekurangan dokter krna isip sudah jdwl Puskesmas, namun isip bantu jaga sore di tanggal hitam, sesuai perjanjian isip tidak jaga sore di tanggal merah, sehingga direktur kebagian jdwl jaga di tanggal merah), tp beliau tidak di tempat dan kami di hbgi yanmed saat hari H, yg menurut kami sangat tidak profesional dan seenaknya.
  • Dokter pendamping cenderung cuek, namun bisa diajak kompromi
  • Bisa libur asalkan pelayanan tetap jalan (tukar-ganti jadwal dgn tmn)
  • Jaga sore (14.00-21.00) : 100rb
  • Jaga malam (21.00-08.00) : 100rb

4 bulan di Puskesmas Dabo Lama

  • Ada 1 dokter umum PNS dan 1 dokter PTT di pelayanan
  • Masuk Senin-Sabtu (08.00-14.00wib) ikut apel
  • Poli umum, poli KIA-KB, dan IGD
  • UKM sesuai program Puskesmas
  • Dokter Pendamping bertugas di Puskesmas Resang yg letak nya 1 jam lebih dari Dabo Lama, jadi beliau hanya bisa memantau minimal seminggu sekali, lbh byk komunikasi via WA dan telepon.
  • Susah libur. Bila mau ijin, harus bikin surat ijin ke TU yg bertuliskan maksimal ijin 3 hari. Padahal dokter pendamping tidak mempermasalahkan asal pelayanan tetap berjalan, namun Kapus berkata lain
  • Kapus agak close minded, stick to the rules.
  • Belum diketahui dpt uang kapitasi atau tidak, krna dari yang sblm nya biasa dikasi nya dirapel, sampai saat ini kami blm mendapat apa2.

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!