1,859 total views

Periode: November 2018- 2019

Tanjungpinang, kepulauan Riau

Wahana:
RSUD Kota Tanjungpinang ( Tipe C )
PKM Tanjungpinang (Pancur)

KONDISI KOTA

  1. Kota kecil yang masih tergolong sepi, macet ga ada. Minimarket ada, tapi blum tersebar merata, Indo sama Alfa ga ada. Kotanya aman, jarang ada kasus kriminal, polisinya santuy selama gak melanggar lalu lintas.
  2. Penduduk disini mayoritas orang melayu, ramah, gak kasar, ga ada rusuh.
  3. Untuk transportasi disini udah ada Gojek, Gocar, walaupun drivernya masih agak kurang. Kalo mau sewa motor/mobil untuk setahun bisa. Biasanya pegawai RS banyak yang nawarin untuk sewa.
  4. Urusan makan bervariasi, tergantung selera, ada yang murah ada yang mahal, tempat makan juga banyak, asal mau cari dan coba tempat baru. Untuk tempat nongkrong pilihan masih terbatas.
  5. Untuk hiburan, di sini ada 1 Mall yang ada XXI nya, jadi tetep bisa nonton film2 terbaru. Pantai lumayan banyak tempatnya, jaraknya ada yang deket ada yang lumayan jauh dari kota. Mau jalan2 ke Lagoi (Bintan) bisa lewat darat, mau ke Batam, Singapura atau Johor juga tinggal nyebrang naik Ferry, ongkosnya tergolong murah.
  6. Kekurangannya disini air gak hidup tiap hari, bisa 2 hari sekali atau 3 hari sekali, jadi harus tampung dan hemat air. Kadang kalo lagi musim hujan, bisa banjir, jadi harus siap” amankan barang.

FASILITAS

Dapat 2 rumah dinas buat cowo dan cewe dan rumahnya tetanggaan. Posisi rumah pas ditengah2 antara RS dengan PKM dan jarak tempuhnya cuma 5 menitan. Tapi untuk tahun depan (2020) kemungkinan untuk rumah cewe kontraknya gak diperpanjang.

STASE RS

STASE IRNA / BANGSAL:

  • Kita Wajib Hadir (WH) hari Senin-jumat dari jam 8 pagi sampai 2 siang. Kita juga wajib ikut apel pagi. Jadwal jaga dibagi 3 shift :
    • Sore : 14.00 – 21.00
    • Malam : 21.00 – 08.00
    • Pagi (khusus sabtu, minggu, dan hari libur) : 08.00- 14.00
  • Khusus hari sabtu dan minggu sering ada titip visite dari dokter spesialis terutama penyakit dalam.
  • Sistem jaganya sendirian, minggu pertama ditandem oleh senior buat orientasi. Frekuensi jaga 2-3x seminggu. Kalau mau istirahat, ada kamar dokter, pakai AC(tapi sudah tidak dingin lagi) dan ada tv kabel .
  • Selama di ruangan (WH dan jaga) tugas kita nangani keluhan2 pasien, nulis2 resep dan tulis resume ketika pasien pulang. Spesialis jarang kasih bimbingan, kecuali kita yang minta, dan dokter senior (defenitif) nya tidak ikut campur tangan diruangan, beban kerja lumayan berat karena diruangan kita iship bertanggung jawab penuh.
  • Liburan terbatas didalam kota, untuk liburan diluar kota agak susah cari jadwal karna jadwal padat ( setiap pagi harus wajib hadir dan habis jaga malam tetap lanjut wajib hadir pagi)
  • Selama di ruangan, kita juga ada buat tugas 1 laporan kasus yang nantinya harus dipresentasikan sebelum pindah stase.

STASE PKM

  • Di PKM ada 2 Tim, yaitu poli (3 org) dan lapangan (4 org) dirotasi setiap minggu.
  • Jam kerja: senin – jumat jam 08.00-16.00 (wajib apel jam 7.50), sabtu jam 08.00 – 11.00 ga ada apel.
  • Ada absen sebelum apel, maksimal tidak hadir 3x, Konsekuensi di tangan pendamping.
  • Poli (Poli 1,2 dan MTBS)
    • Tugas poli 1,2 seperti biasa pengobatan. Isip dimulai jam 13.00-16.00, pagi tugas dokter senior, untuk MTBS jam kerja 08.00-16.00, full Isip yg isi.
  • Lapangan
    • 4 org tiap minggu, turun setiap hari sesuai program bulanan, contoh: imunisasi, bias, PTM, penyuluhan, posyandu, P3K, jumatik (tiap jumat), UKS.
    • Sabtu/minggu bisa ada kegiatan tambahan sesuai panggilan, kegiatan lapangan bisa diluar jam kerja, jadi harus standby.
  • Tugas :
    • 1 isip membuat 1 Minipro, tema ditentukan Pendamping tiap orang berbeda
    • Tiap minggu logbook diperiksa, dan bertatap muka dengan pendamping, membahas masalah pelayanan, dan kegiatan di PKM.

Tambahan :

  1. Isi poli sangat kemungkinan besar dari Pagi karna dokter senior sering berhalangan.
  2. Tugas lapangan dilimpahkan ke isip, dan kadang dengan jadwal yg mendadak.
  3. Isip diminta isi igd jika dokter senior berhalangan.
  4. Tiap minggu ada tugas tambahan tergantung kebutuhan puskesmas.
  5. Izin maks 5 hari dgn alasan jelas disertai surat.

Stase IGD:

  • Jadwal jaga di IGD itu dalam 1 minggu, 6 hari kerja (48 jam/minggu) dan 1 hari libur. Kadang bahkan sampai 8 hari kerja (63jam/minggu) biasanya awal bulan karna peralihan jadwal.
  • Jadwalnya :
    1. Pagi-Pagi-Siang-Siang-Malam-Malam-Libur. Siklus nya seperti itu dalam 1 minggu.
    2. Shift pagi wajib apel jam 7.50, start jaga jam 08.00-14.00. Shift siang jam 14.00-21.00. Shift malam jam 21.00-08.00.
    3. Datang jaga 15 menit sebelum operan. Setiap shift 2 iship dan 1 definitif senior.
    4. Tiap hari jumat ada pertemuan wajib dengan pendamping pukul 13.00-14.00.
    5. Setiap hari senin apel besar (semua isip RS wajib hadir) diikuti dengan Morning Report (yang dilaporkan pasien IGD dan RUANGAN selama 1 minggu terakhir. Yang melaporkan 1 isip IGD dan 1 isip ruangan bergantian tiap minggunya).
  • Selama di IGD wajib bikin 1 presentasi kasus yang harus dipresentasikan sebelum pindah stase.
  • Pasien disini banyak, soalnya semua diterima baik yang emergency dan tidak emergency. – Disini tidak menerima pasien Neuro karna spesialisnya sudah pensiun.
  • Beban kerja standar IGD, namun karena jaga setiap hari jadi terasa berat. Setiap jaga selalu ada senior yang ‘menemani’.

FINANSIAL

  1. BBH Rp 3.150.000, Insentif Prov (-)
  2. Tambahan
  3. Stase IRNA : Insentif RS 700rb/bulan, Uang jaga 250rb/Shift (1 bulan sekitar 7-10 x jaga), Uang BPJS dan PU ada tapi jangan terlalu berharap.
  4. Stase IGD : Insentif RS 700rb/bulan, Uang jaga (-), Tindakan (-) lain-lain (-)
  5. Stase PKM : Insenda 1 juta, lain-lain (-)

KESIMPULAN :

Wahana ini TIDAK DIREKOMENDASIKAN bagi yang ingin santai dan ingin menabung, untuk kasus kurang bervariasi, lebih banyak ke penyakit dalam. Tingkat kesabaran harus tinggi.

Share ke Sejawat Lain 

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on twitter
error: Content is Protected !!